KAI Daop 3 Cirebon gandeng Kodim sediakan layanan vaksinasi COVID-19

·Bacaan 1 menit

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 3 Cirebon, Jawa Barat, bekerja sama dengan Kodim dan Detasemen Kesehatan TNI AD wilayah Cirebon menyediakan layanan vaksinasi COVID-19 gratis di stasiun Kejaksan, khusus bagi penumpang KA jarak jauh.

"Mulai tanggal 3 Juli 2021 kami melaksanakan program vaksinasi gratis untuk penumpang kereta," kata Manajer Humas KAI Daop 3 Cirebon Suprapto di Cirebon, Sabtu.

Ia mengatakan vaksinasi COVID-19 ini dilakukan atas kerja sama antara KAI Daop 3 Cirebon, Kodim Kota Cirebon, dan Detasemen Kesehatan TNI AD wilayah (Denkesyah) Cirebon Kodam III Siliwangi.

Baca juga: Pemerintah terima vaksin AstraZeneca sumbangan Jepang

Menurutnya jam operasional vaksinasi dimulai dari pukul 08.30 WIB sampai 15.00 WIB, di mana pada tahap awal, jumlahnya dibatasi maksimal 60 orang per hari.

Kepada calon penumpang lanjut Suprapto, diimbau datang paling lambat H-1 sebelum keberangkatan. Kegiatan ini dilaksanakan dalam rangka mendukung program vaksinasi COVID-19 yang sedang dilaksanakan oleh pemerintah.

"Untuk tahap awal per hari maksimal hanya 60 orang yang kami vaksin," tuturnya.

Baca juga: 70 persen warga zona merah ditargetkan sudah divaksinasi pada Agustus

Selain itu, PT KAI Daop 3 Cirebon juga menyediakan layanan tes antigen seharga Rp85.000 yang tersedia di tiga stasiun yaitu Stasiun Cirebon, Stasiun Cirebon Prujakan, dan Stasiun Jatibarang.

Pada saat proses boarding, petugas akan mengecek seluruh persyaratan penumpang dengan teliti, cermat, dan tegas untuk memastikan penumpang yang diizinkan naik kereta api benar-benar telah memenuhi syarat yang ditetapkan.

"Bagi penumpang yang tidak dapat menunjukkan dokumen persyaratan dan ketentuan yang telah ditetapkan, maka tidak diperbolehkan naik KA dan tiket akan dikembalikan 100 persen," katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel