KAI Daop 8 Surabaya Catat Penumpang Naik 59.315 Orang Selama 4 Hari Libur

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Jumlah penumpang kereta api (KA) yang naik di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya sebanyak 59.315 orang selama empat hari pada 18-31 Oktober 2020.

Selain itu, jumlah penumpang yang turun mencapai angka 55.668 orang. Puncak jumlah penumpang yang naik dan turun terjadi pada 28 Oktober 2020.

“Kami prediksi puncak jumlah penumpang yang naik mau pun turun di wilayah PT KAI Daop 8 Surabaya akan terjadi pada 1 November 2020,” ujar Manager Humas PT KAI Daop 8 Surabaya, Suprapto.

Data turun naik penumpang KA di PT KAI Daop 8 Surabaya pada libur akhir panjang (Bojonegoro, Surabaya, Mojokerto, Sidoarjo,Malang):

A.Penumpang naik (pada 31 Oktober 2020 masih bisa berubah hingga jam 24.00 WIB):

28 Oktober 2020: 16.919

29 Oktober 2020: 14.828

30 Oktober 2020: 14.433

31 Oktober 2020: 13.135 (masih dapat berubah)

Total: 59.315 penumpang, sedangkan dalam kondisi normal: 10.000-12.000 per hari

B.Penumpang turun (untuk 31 Oktober 2020 masih bisa berubah hingga jam 24.00 WIB):

28 Oktober 2020: 14.845

29 Oktober 2020: 14.153

30 Oktober 2020: 13.571

31 Oktober 2020: 13.099 (masih dapat berubah)

Total: 55.668 penumpang, sedangkan dalam kondisi normal: 10.000-12.000 per hari

** #IngatPesanIbu

Pakai Masker, Cuci Tangan Pakai Sabun, Jaga Jarak dan Hindari Kerumunan.

Selalu Jaga Kesehatan, Jangan Sampai Tertular dan Jaga Keluarga Kita.

Tambah 4 Perjalanan KA

PT KAI Daop 8 Surabaya akan mengoperasikan 23 KA jarak menengah/jauh dan 46 KA lokal. (Foto: Dok PT KAI Daop 8 Surabaya)
PT KAI Daop 8 Surabaya akan mengoperasikan 23 KA jarak menengah/jauh dan 46 KA lokal. (Foto: Dok PT KAI Daop 8 Surabaya)

Untuk mengantisipasi peningkatan minat masyarakat akan transportasi, PT KAI Daop 8 Surabaya pada 1 November 2020, akan menambah empat perjalanan KA jarak Jauh relasi dari Malang menuju Jakarta serta Surabaya menuju Jakarta dan Bandung. Keempat perjalanan tersebut adalah:

1). KA Majapahit relasi Malang – Pasar Senen

2). KA Gajayana Fakultatif relasi Malang – Gambir.

3). Mutiara Selatan relasi Surabaya Gubeng- Bandung

4). Sembrani Tambahan relasi Surabaya Pasarturi - Gambir Jakarta

Dengan ada penambahan empat perjalanan KA Jarak Jauh tersebut, total selama masa liburan akhir panjang pada akhir Oktober 2020, PT KAI Daop 8 Surabaya mengoperasikan 26 KA Jarak Menengah/Jauh dan 46 KA lokal.

Dengan tiga stasiun keberangkatan awal, yaitu Stasiun Surabaya Gubeng sebanyak 11 KA, Stasiun Pasar Turi sebanyak 8 KA dan Stasiun Malang sebanyak 7 KA. Sementara tujuan dari 26 KA Jarak Menengah/Jauh tersebut di antaranya adalah :

1. Ke arah Jakarta melalui jalur Utara (lewat Cirebon) sebanyak 14 KA,

2. Ke arah Jakarta melalui jalur Selatan (lewat Bandung) sebanyak 3 KA,

3. Ke tujuan akhir Stasiun Bandung sebanyak 2 KA,

4. Ke arah tujuan Jember/ Banyuwangi sebanyak 4 KA

5. Masing-masing 1 KA dengan tujuan akhir Semarang, Lempuyangan (Jogyakarta) dan Cilacap.

Diimbau Tes Cepat COVID-19 H-1

PT KAI Daop 8 Surabaya akan mengoperasikan 23 KA jarak menengah/jauh dan 46 KA lokal pada akhir Oktober 2020. (Foto: Dok PT KAI Daop 8 Surabaya)
PT KAI Daop 8 Surabaya akan mengoperasikan 23 KA jarak menengah/jauh dan 46 KA lokal pada akhir Oktober 2020. (Foto: Dok PT KAI Daop 8 Surabaya)

Suprapto mengimbau calon penumpang yang akan menggunakan layanan tes cepat COVID-19 di stasiun agar dilakukan H-1 sebelum keberangkatan. Hal ini untuk mengantipasi lonjakan penumpang pada 1 November 2020.

Hal ini demi kelancaran perjalanan para penumpang, sehingga tidak terjadi keterlambatan yang bisa membuat penumpang tertinggal perjalanan KA akibat antrean rapid test yang cukup padat.

“Selain itu, kami mengimbau agar para penumpang selalu mematuhi protokol kesehatan yang sudah ditentukan, baik ketika berada di stasiun maupun di dalam kereta api,” kata dia.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini