KAI gandeng Bank Mandiri percepat pembayaran ke pemasok dan vendor

·Bacaan 1 menit

PT Kereta Api Indonesia (Persero) dan Bank Mandiri menyepakati kerja sama untuk membangkitkan perekonomian para pelaku usaha di tengah pandemi COVID-19 melalui Perjanjian Kerja Sama terkait pembiayaan kredit talangan (Kreta) kepada pemasok atau vendor KAI.

“Terima kasih kepada Bank Mandiri yang telah memberikan fasilitas percepatan pembiayaan kepada supplier/vendor KAI. Kerja sama ini merupakan sinergi BUMN yang penting dan langkah win-win solution untuk seluruh pihak,” kata Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko KAI Salusra Wijaya dalam pernyataannya, Selasa.

Fasilitas tersebut bertujuan untuk mempercepat penerimaan pembayaran pemasok dan vendor KAI sehingga dapat meningkatkan pengelolaan likuiditas.

Kerja sama tersebut, lanjut dia, menunjukkan KAI tidak hanya berinovasi di bidang angkutan penumpang dan barang, namun juga di aspek perusahaan lainnya.

Melalui dukungan dari Bank Mandiri ini, kata dia, diharapkan dapat membantu para pemasok dan vendor KAI sehingga kualitas pengadaan barang dan jasa yang secara langsung maupun tidak langsung dirasakan oleh pelanggan KAI akan terjaga.

“Dengan likuiditas perusahaan yang baik, kami harap para supplier/vendor KAI dapat mendukung penuh berbagai kebutuhan KAI dalam rangka membantu memulihkan kinerja perkeretaapian nasional,” ujar Salusra.

Sementara itu Direktur Corporate Banking Bank Mandiri Susana Indah K Indriati mengatakan kerja sama ini merupakan sinergi strategis antar-BUMN, khususnya di bidang transportasi darat serta turut mendukung percepatan pemulihan ekonomi nasional.

Bank Mandiri, kata dia, menargetkan dapat menyalurkan kredit kepada pemasok dan vendor KAI sebesar Rp200 Miliar. Tidak menutup kemungkinan, menurut dia, akan terus bertambah seiring dengan berkembangnya kerja sama antara kedua BUMN. Bank Mandiri, lanjutnya, siap mendukung pengembangan usaha serta rencana-rencana bisnis strategis dari KAI.

Baca juga: KAI akui akuisisi KCI oleh MRT berdampak berat bagi kondisi keuangan

Baca juga: Pemerintah usulkan penyertaan modal Rp2 triliun untuk KAI

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel