KAI Gelontorkan Dana TJSL Rp 19 Miliar Sepanjang 2021

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau KAI telah menyalurkan dana sebesar Rp19.058.383.468 untuk program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) pada 2021.

Program TJSL tersebut disalurkan dalam bentuk Bina Lingkungan, Program Kemitraan, dan Community Relations.

“KAI secara konsisten menyalurkan bantuan TJSL bagi masyarakat, di mana pada 2021 kita diterpa berbagai kesulitan seperti dampak pandemi Covid-19 dan sejumlah bencana alam. TJSL yang KAI laksanakan ini menjadi bagian dari BUMN untuk Indonesia,” ujar Direktur Utama KAI Didiek Hartantyo dalam keterangannya, Selasa (4/1/2022).

Pada Program Bina Lingkungan, selama tahun 2021, KAI telah menyalurkan dana Rp8,7 miliar untuk 239 kegiatan yang meliputi KAI Sehat Sejahtera (bantuan peningkatan kesehatan dan percepatan vaksin), KAI Pling (bantuan pengembangan prasarana dan sarana umum serta pelestarian alam), KAI Sar-i (bantuan sarana ibadah), KAI DungMas (bantuan korban bencana alam), KAI Sahabat Difabel dan Sosial Masyarakat, dan KAI Mengajar (bantuan pendidikan).

Di tengah kasus pandemi Covid-19 yang sempat memuncak pada 2021, KAI terus memberikan bantuan TJSL dalam rangka penanganan wabah ini. Bantuan tersebut di antaranya berupa bantuan pelaksanaan sentravaksinasi bersama BUMN dalam rangka membantu percepatan vaksin, bantuan alat kesehatan pencegahan dan penanganan Covid-19, bantuan sembako bagi korban Covid-19, bantuan untuk rumah karantina, serta bantuan untuk balai laboratorium kesehatan. Program Bina Lingkungan pada 2021 juga KAI salurkan dalam bentuk bantuan tanggap bencana.

Bantuan ini diberikan di antaranya bagi korban banjir dan tanah longsor di sejumlah tempat seperti Sumedang, Garut, Kaligawe, dan Nganjuk; gempa di Malang; serta erupsi Gunung Sinabung dan Gunung Semeru.

Melalui program Bina Lingkungan 2021 pula, KAI memberikan bantuan untuk pelestarian alam di sejumlah daerah. Bantuan pelestarian alam tersebut berupa bantuan penghijauan di Temanggung, Ogan Komering Ulu, Batu Bara, Bandung, dan Jakarta.

"Di tahun 2021, KAI telah melakukan penanaman sebanyak 28 ribu pohon di berbagai daerah dalam rangka mendukung program BUMN Hijaukan Indonesia," kata Didiek.

Dalam rangka membantu pengembangan Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM), KAI telah menyalurkan dana Rp7 miliar bagi 781 mitra binaan KAI di tahun 2021 pada Program Kemitraan. UMKM tersebut meliputi sektor Industri, jasa, perdagangan, perikanan, pertanian, peternakan, dan lainnya.

Selain memberikan pembiayaan modal usaha, KAI juga melakukan pembinaan dan pelatihan oleh pakar di bidang masing-masing. Pelatihan tersebut meliputi proses produksi, pengemasan produk, pemasaran, dan sebagainya.

"UMKM merupakan salah satu pihak yang sangat terdampak dengan adanya pandemi Covid-19. Maka dari itu, KAI mendukung keberlangsungan UMKM melalui bantuan dana kemitraan dan mendorong para UMKM untuk dapat Naik Kelas," ujar Didiek.

Naik kelas yang dimaksud adalah mampu meningkatkan kapasitas produksi, meningkatkan omzet, melibatkan masyarakat sekitar untuk menghasilkan produk, memasarkan produk di luar kota/negeri, memperoleh sertifikasi nasional/internasional, meningkatkan nilai pinjaman, dan meningkatkan jumlah pegawai.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Komunitas

PT Kereta Api Indonesia (persero) atau PT KAI kembali melakukan penyesuaian syarat perjalanan penumpang kereta, baik untuk kerata api (KA) jarak jauh maupun KA lokal. (Dok. KAI)
PT Kereta Api Indonesia (persero) atau PT KAI kembali melakukan penyesuaian syarat perjalanan penumpang kereta, baik untuk kerata api (KA) jarak jauh maupun KA lokal. (Dok. KAI)

Terakhir, KAI melalui program Community Relations memberikan bantuan dalam rangka sosialisasi keamanan perjalanan kereta api serta anti pelecehan dan kekerasan terhadap wanita. Sosialisasi ini dilakukan sebanyak 183 kali dengan menggandeng komunitas-komunitas pencinta kereta api di seluruh area kerja KAI.

"Sosialisasi keselamatan di perlintasan sebidang rutin kami lakukan agar para pengguna jalan raya mematuhi rambu-rambu lalu lintas dan mendahulukan perjalanan kereta api pada perlintasan sebidang," ujar Didiek.

Di samping sosialisasi, KAI juga memberikan bantuan berupa sarana olahraga, ibadah, dan alat pencegahan Covid-19 kepada sekolah-sekolah, rumah ibadah, dan sebagainya yang berada di dekat jalur kereta api. Dedikasi KAI kepada bangsa melalui CSR mendapat pengakuan berupa penghargaan dari berbagai instansi.

Pada 2021, KAI mendapatkan penghargaan di bidang CSR di antaranya Top CSR Awards 2021 sebagai Top Leader on CSR Commitment, Top CSR Award 2021 #Star 4, dan Top CSR Awards 2021 - Program Lingkungan; Golden Champion In Corporate Social Responsibility Program catagory of State Owned Enterprise; The Best Indonesia Green Awards 2021; dan Perusahaan BUMN Transportasi Pelaksana PKBL Pengembang UMKM Terbaik.

“Harapannya seluruh bantuan TJSL di tahun 2021 ini dapat memberikan kemanfaatan bagi masyarakat luas. Ke depan kami akan lanjutkan program TJSL KAI demi terus memberikan sumbangsih bagi bangsa Indonesia,” tutup Didiek.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel