KAI ingatkan penumpang berhati-hati dengan bawaan saat arus balik

Kepala Humas PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa mengingatkan penumpang yang akan kembali ke Jakarta dalam masa arus balik untuk tetap taat menerapkan protokol kesehatan dan berhati-hati ketika turun dari kereta untuk menghindari barang tertinggal.

Ditemui di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Sabtu, Eva mengatakan penumpang yang tiba di stasiun Jakarta tidak akan diperiksa lagi terkait syarat perjalanan karena telah dilakukan oleh stasiun keberangkatan.

"Kami sangat mengimbau, selain mengenai protokol kesehatan harus menggunakan masker setiap saat, kami juga mengimbau terkait barang bawaan karena cukup banyak petugas menemukan barang bawaan penumpang yang tertinggal di masa arus mudik ini," katanya.

Karena itu dia mengingatkan penumpang yang akan berangkat dari Jakarta atau akan kembali menuju Ibu Kota menggunakan kereta api untuk memperhatikan barang bawaan masing-masing.

"Pada saat kereta tiba di stasiun tidak perlu terburu-buru untuk turun. Lakukan pengecekan dulu di area tempat duduk dan bagasinya," kata dia.

Menurut data PT KAI Daop 1 Jakarta, total sekitar 39.600 orang telah dan akan tiba di Jakarta pada hari ini. Rinciannya adalah 15.100 orang tiba di Stasiun Gambir, 15.600 orang di Stasiun Pasar Senen, 4.300 orang di Stasiun Bekasi, 3.500 orang di Stasiun Jatinegara dan 1.100 lainnya tiba di Stasiun Cikampek dan Jakarta Kota.

Puncak peningkatan penumpang yang kembali terjadi pada 6-7 Mei 2022 dengan rata-rata 39.000 orang, meski Eva mengatakan PT KAI Daop 1 Jakarta tetap mengantisipasi sejumlah besar penumpang yang kembali ke Jakarta sampai 10 Mei 2022.

"Tanggal 10 Mei 2022 itu kira-kira masih tetap mengalami peningkatan tapi jumlahnya sudah mulai turun dari 39.000 tersebut. Tapi secara keseluruhan secara total masih ada di atas 30.000 orang," katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel