KAI: Jumlah penumpang kembali naik menjelang Tahun Baru 2021

Risbiani Fardaniah
·Bacaan 1 menit

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasional (Daop) 1 Jakarta telah memberangkatkan 112.836 penumpang selama masa angkutan Natal 2020 dan Tahun Baru 2021.

"Total penumpang berangkat 18 Desember sampai 31 Desember 2020 sebanyak 112. 836 penumpang," ujar Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa di Jakarta, Kamis.

Ia merinci jumlah penumpang dari Stasiun Gambir sebanyak 28.763 penumpang dan Stasiun Pasar Senen 84.073 penumpang.

"Keberangkatan tertinggi tanggal 23 Desember 2020 dengan volume sekitar 16.700," paparnya.

Baca juga: Malam Tahun Baru, KRL tetap beroperasi hingga pukul 22.00

Sementara untuk keberangkatan pada hari ini (Kamis, 31/12), Eva memaparkan sebanyak 7.492 penumpang berangkat meninggalkan Jakarta. Stasiun Gambir memberangkatkan 1.667 penumpang dan 5.825 penumpang dari Stasiun Pasar Senen.

"Pada tanggal 27, 28, 29 Desember keberangkatan penumpang dari Area Daop 1 Jakarta mengalami penurunan dengan rata-rata volume keberangkatan sekitar 5.000 - 5.500 per hari," katanya.

Sementara pada 30 Desember 2020, ia menyampaikan keberangkatan kembali mengalami peningkatan dengan volume sekitar 8.200 penumpang berangkat.

Baca juga: KAI luncurkan layanan kurir dan logistik mulai 1 Januari 2021

Eva memastikan seluruh protokol kesehatan dilaksanakan secara ketat. Stasiun Gambir dan Stasiun Pasar Senen telah memberikan pelayanan tes cepat antigen COVID-19 terhadap 32.648 penumpang sejak 21 sampai 30 Desember 2020.

Sementara untuk hari ini 31 Desember 2020 per pukul 10.50 WIB, Eva mengemukakan calon penumpang yang melakukan tes cepat di Pasar Senen sebanyak 971 orang, dan Gambir sebanyak 350 orang.

"Untuk penumpang positif akan langsung dibantu petugas pembatalan tiket di area khusus atau loket khusus kemudian diberikan arahan dari tim dokter untuk melakukan pemeriksaan lanjutan ke RS dan koordinasi dengan Dinkes setempat," kata Eva.

Baca juga: Harus tes antigen, KAI longgarkan pembatalan tiket hingga 3 bulan