KAI Purwokerto gelar acara "Mendongeng Bersama 1.001 Anak"

PT Kereta Api Indonesia (KAI) Daerah Operasi 5 Purwokerto menggelar acara "Mendongeng Bersama 1.001 Anak" guna menyambut Hari Anak Nasional, yang diperingati setiap tanggal 23 Juli.

Kegiatan mendongeng pada Kamis dipusatkan di Stasiun Besar Purwokerto, Kabupaten Banyumas, Provinsi Jawa Tengah, dengan menghadirkan pendongeng Mulyadi Yulianto, yang akrab disapa Kak Imung.

Anak-anak dari berbagai taman kanak-kanak dan sekolah dasar di wilayah Purwokerto menghadiri acara "Mendongeng Bersama 1.001 Anak", yang juga diikuti oleh ratusan anak via daring dari enam stasiun di wilayah PT KAI Daop 5 Purwokerto, yakni Kroya, Cilacap, Gombong, Kutowinangun, Kebumen, dan Kutoarjo.

Dalam kegiatan itu, Kak Imung memberikan pemahaman tentang budi pekerti serta ketakwaan kepada Tuhan Yang Maha Esa melalui dongeng.

Selama mendongeng, Kak Imung sesekali mengajukan beberapa pertanyaan kepada anak-anak dan mengajak mereka untuk menyanyi bersama.

"Senang sekali. Tadi saya ke sini sama Bu Guru," kata Zahra, siswa SD Negeri Teluk 1, Kecamatan Purwokerto Selatan, yang ikut mendengarkan dongeng Kak Imung.

Kepala PT KAI Daerah Operasi 5 Purwokerto Daniel Johannes Hutabarat mengatakan bahwa acara "Mendongeng Bersama 1.001 Anak" juga ditujukan untuk meningkatkan pengetahuan anak-anak mengenai perkeretaapian.

"Kegiatan ini juga untuk memberikan pembelajaran agar anak-anak lebih mengenal dan memahami dunia perkeretaapian sejak usia dini. Kami mengundang 1.001 anak TK dan SD dari wilayah Purwokerto, Kroya, Cilacap, Gombong, Kutowinangun, Kebumen, dan Kutoarjo untuk mengikuti kegiatan ini," kata Daniel.

"Kami tentu berharap kereta api menjadi transportasi massal yang melekat di hati anak-anak dan dicintai hingga mereka bertumbuh dewasa. Dengan demikian, mereka memiliki kenangan perjalanan yang menyenangkan bersama kereta api," ia menambahkan.

Ia menjelaskan bahwa guna meningkatkan pelayanan bagi anak, PT KAI telah menyediakan arena bermain bagi anak-anak di stasiun-stasiun serta memberikan buku mewarnai dan krayon kepada anak-anak pada waktu tertentu, termasuk pada hari raya keagamaan.

"Sesuai dengan tema Hari Anak Nasional Tahun 2022 yang telah ditetapkan pemerintah, yaitu 'Anak Terlindungi, Indonesia Maju', diharapkan anak-anak Indonesia bertumbuh dan berkembang menjadi anak-anak kebanggaan keluarga dan bangsa," kata Daniel.

Baca juga:
Bunda PAUD Bali undang Kak Seto untuk gelorakan gerakan mendongeng
Rumah Dongeng Seloko Jambi gelar acara mendongeng bareng di 11 titik

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel