KAI salurkan bantuan untuk korban gempa Cianjur

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyalurkan bantuan kemanusiaan bagi korban gempa di Cianjur melalui tim KAI Peduli kepada tim Posko Satgas BUMN Provinsi Jawa Barat Penanganan Darurat Bencana Gempa Bumi Kabupaten Cianjur.

"KAI bergerak cepat dalam memberikan bantuan ini agar dapat meringankan beban masyarakat yang terdampak gempa di Cianjur. KAI akan terus bekerjasama dan berkoordinasi dengan berbagai pihak untuk menyalurkan bantuan sehingga juga dapat mempercepat pemulihan pasca bencana," kata VP Public Relations KAI Joni Martinus di Jakarta, Rabu.

Joni menyampaikan, KAI menyerahkan bantuan senilai Rp50.000.000, mengoperasikan kereta kesehatan atau Rail Clinic, menyediakan 2 unit Ambulance, serta menyiagakan relawan guna membantu korban bencana gempa bumi di Kabupaten Cianjur.

Selain itu, KAI juga memberikan bantuan berupa selimut, mie, biskuit, susu, beras, kopi, minyak goreng, popok, obat-obatan dan berbagai barang kebutuhan korban lainnya.

Ia menjelaskan, bantuan tenda dan pengiriman bantuan logistik disediakan oleh anak usaha KAI yaitu dari KAI Logistik.

KAI sebagai BUMN senantiasa siaga dan siap melakukan tanggap darurat dalam sejumlah bencana alam yang terjadi di berbagai wilayah, khususnya di wilayah kerja KAI.

Program KAI Peduli, yang merupakan Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan perusahaan, KAI jalankan untuk menunjukkan kehadiran langsung KAI di masyarakat.

"KAI terus berperan aktif dan selalu berupaya menjadi yang terdepan dalam membantu saudara-saudara yang menjadi korban bencana alam," ujarnya.

Lebih lanjut Joni mengatakan, masyarakat bisa langsung datang ke Stasiun Cianjur untuk mendapatkan pemeriksaan kesehatan dan obat-obatan secara gratis.

Terdapat 16 orang petugas khusus Rail Clinic dan personil Stasiun Cianjur lainnya yang siap membantu masyarakat mendapatkan pelayanan kesehatan.

Bantuan KAI ini selaras dengan kebijakan Menteri BUMN Erick Thohir yang meminta BUMN untuk hadir di tengah-tengah masyarakat terdampak, mendampingi mereka, dan menyampaikan pesan bahwa mereka tidak sendirian.

Kementerian BUMN juga telah menugaskan Satgas Bencana BUMN untuk turun langsung memberikan bantuan serta berkoordinasi secara intensif dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), dan pemerintah daerah.

Baca juga: Mahfud MD pastikan rekonstruksi rumah rusak Cianjur akan cepat
Baca juga: Azka, bocah 4 tahun, selamat usai tertimbun 3 hari di Cianjur
Baca juga: Pupuk Indonesia kirim bantuan penanganan gempa di Cianjur