KAI Siagakan 35 Kereta Jarak Jauh Tambahan Selama Periode Mudik Lebaran 2022

·Bacaan 1 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI menyiagakan sebanyak 35 kereta jarak jauh tambahan per hari di musim mudik Lebaran 2022. Itu dilakukan dengan mengoptimalkan sarana Siap Operasi yang tersedia.

"Kita juga tambah perjalanan kereta tambahan, dalam rangka antisipasi lonjakan penumpang. Kami tambah ada 35 perjalanan kereta api," ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam sesi teleconference, Selasa (19/4).

Total, ada sebanyak 770 kereta api jarak jauh yang dipersiapkan selama periode mudik Idulfitri tahun ini, atau sekitar 35 unit kereta per hari.

"Total dari semua ada 770 perjalanan selama 22 hari. Itu sudah rilis tiket sejak 1 April 2022," imbuh Joni.

22 Hari Masa Angkutan Lebaran KAI

masa angkutan lebaran kai rev1
masa angkutan lebaran kai rev1.jpg

Joni mengatakan, KAI telah menyiapkan diri untuk menghadapi periode mudik yang diperkirakan berlangsung selama 22 hari. Perseroan telah menyusun rencana operasi angkutan Lebaran 2022 hingga berkoordinasi dengan stakeholder terkait.

"Masa angkutan Lebaran di KAI selama 22 hari, dimulai 22 April sampai dengan 13 Mei. Selama 22 hari ini, kita selenggarakan angkutan Lebaran," ungkapnya.

Bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, PT KAI sudah melakukan ramp check selama dua pekan sampai 2 April 2022. Joni mengklaim standar pelayanan minimal untuk perkeretaapian di Jawa dan Sumatera telah terpenuhi.

Selain DJKA Kemenhub, PT KAI juga sudah menggandeng Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk melakukan inspeksi bersama.

"Kita juga nanti akan selenggarakan posko terpadu angkutan Lebaran. Mulai dari jajaran tertinggi hingga kepala daerah. Ini di antaranya posko kesehatan, keamanan, pelayanan, data. Ini semua dalam rangka sukseskan angkutan Lebaran tahun ini," tuturnya.

Reporter: Maulandy Rizky Bayu Kencana
Sumber: Liputan6.com [bim]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel