KAI: Tiket Jateng-Jatim sudah terjual hingga 95-99 persen

·Bacaan 2 menit

PT Kereta Api Indonesia (Persero) menyampaikan bahwa tiket kereta api tujuan Jawa Tengah dan Jawa Timur pada 27 April hingga 1 Mei 2022 sudah terjual hingga sekitar 95-99 persen.

"Artinya, perjalanan mulai tanggal 27 April sampai dengan 1 Mei 2022 tingkat keterisiannya sudah sangat padat, sudah 95-99 persen," ujar Kepala Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa di Stasiun Pasar Senen, Jakarta, Selasa.

Ia mengatakan, pada periode itu tiket yang masih tersedia hanya untuk jenis KA perjalanan jarak sedang, seperti Cirebon dan Bandung.

"Kalau untuk Jawa Tengah atau Jawa Timur okupansinya sudah sangat padat sekali," tuturnya.

Baca juga: Polisi alihkan kendaraan besar hindari jalan ambles di Tomo Sumedang

Ia menyarankan kepada pengguna jasa KA yang baru akan melakukan pemesanan tiket untuk memilih tanggal usai perayaan Lebaran jika tetap ingin menggunakan kereta api sebagai transportasi mudik.

"Ada tanggal-tanggal yang masih dalam momen Lebaran, misalnya seperti H+1 H+2 H+3, ini bisa menjadi alternatif. Pada tanggal 3-5 Mei masih dapat ketersediaan tempat duduk sekitar 50 persen," tuturnya.

Eva mengimbau kepada para pemudik yang menggunakan jasa kereta api untuk mengatur barang bawaannya mengingat jumlah penumpang yang cukup padat.

"Mohon untuk mengatur barang bawaannya. Artinya jangan membawa barang terlalu berlebihan dan bisa menimbulkan resiko tertinggal ataupun juga karena kerepotan hingga akhirnya ditinggal di KA," katanya.

Di samping itu, ia juga mengimbau kepada para pemudik untuk memperhatikan keterangan waktu pemberangkatan.

"Ada dua keterangan waktu. Pertama waktu keberangkatan dari Stasiun awal, yang kedua waktu kedatangan KA di Stasiun tujuan. Nah ini ada beberapa yang salah membaca akhirnya tertinggal KA. Jadi perhatikan kembali pada tiket tanggal dan jam keberangkatan," tuturnya.

Baca juga: H-6 Lebaran, sebanyak 21.132 kendaraan sudah melintasi Tol Palimanan
Baca juga: Satu heli Basarnas siaga di gerbang Tol Kalilangkung
Baca juga: Jalan Hasibuan Bekasi akan diberlakukan One Way jika terjadi kemacetan

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel