KAI Tutup 245 Perlintasan Liar Sepanjang Padang-Pariaman

Merdeka.com - Merdeka.com - Balai Perkeretaapian Wilayah Sumatera Bagian Barat bakal menutup 245 perlintasan dengan bidang liar dari 370 perlintasan liar yang ada sepanjang jalur Kereta Api (KA) Padang hingga Naras Pariaman, Sumbar. Kepala Balai Perkeretaapian Wilayah Sumbagbar Suranto menyebutkan, nanti sisanya akan dibangun jalan inspeksi dan dipasang EWS (Early Warning System).

Dia mengatakan, ada 33 pintu perlintasan maupun pos jaga yang dibangun untuk meningkatkan keselamatan masyarakat pada perlintasan KA tersebut.

"Saat ini, ada tujuh yang sudah dibangun, sisa ada 26 lagi akan dibangun," kata Suranto di Padang, Rabu (25/5).

Pihaknya juga memasang 38 EWS, alat ini akan memberikan peringatan terhadap pengendara atau masyarakat yang melintas. "Langkah ini untuk menekan angka kecelakaan," jelasnya.

Selain itu, pihaknya juga membangun 6.908 kilometer jalan inspeksi menghubungkan masyarakat ke pintu perlintasan legal pada sepanjang jalan Stasiun Padang hingga Simpang Duku.

"Kemudian, 1.076 kilometer dari Stasiun Kurai Taji hingga Naras Pariaman. Kita juga bangun jembatan penyeberangan orang atau JPO pada stasiun Pariaman, dan Pasar Usang," jelas Suranto.

Dia menerangkan, pihaknya juga membangun pagar ornamen sepanjang 3.569 kilometer dan pemasangan patok rel pembatas sepanjang 9,84 kilometer.

"Patok rel yang kami pasang dengan memberi warna merah, kuning dan hitam. Hitam ditaruh di bagian bawah, supaya tidak cepat kotor," kata Suranto.

Adapun pembangunan paket keselamatan KA itu menyerap anggaran hingga Rp 665 miliar, yang merupakan bagian peningkatan jalur jalan KA. "Ini pembangunannya multiyears," pungkasnya. [eko]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel