KAI Ungkap Tiket Kereta Mudik Lebaran 2022 Masih Banyak Tersedia

·Bacaan 2 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - VP Public Relations KAI Joni Martinus mengatakan, penjualan tiket mudik Lebaran 2022 belum maksimal. Dia menyebut saat ini penjualan tiket belum mencapai 50 persen dari total tiket yang disediakan.

"Sejauh ini kami melihat, penjualan tiket mudik belum maksimal," kata Joni dalam konferensi pers, Jakarta, Selasa (19/4).

Joni mengatakan, beberapa rute memang mengalami peningkatan penjualan tiket. Namun beberapa relasi lain belum memenuhi penjualan tiket maksimal atau masih banyak tersedia.

"Ada beberapa elemen masyarakat menyebut, di beberapa rute tiket habis pada tanggal tertentu, misalnya dari Jakarta ke Jogja habis, tapi ada di satu relasi ada tiket masih sangat banyak tersedia," jelasnya.

Meski tiket saat ini masih banyak tersedia, Joni mengatakan, pihaknya tetap mengantisipasi lonjakan penumpang jelang Lebaran. Langkah penambahan tempat duduk dan operasional pun sedang dibahas bersama stakeholder.

"Tambahan ekstra, kita sedang melakukan persiapan dan melakukan koordinasi dengan rekan-rekan komersial, apakah nanti ada tambahan ekstra. Nanti akan dirilis setelah sudah siap," tandasnya.

Siagakan 35 Kereta Tambahan

kereta tambahan
kereta tambahan.jpg

PT Kereta Api Indonesia (Persero) atau PT KAI menyiagakan sebanyak 35 kereta jarak jauh tambahan per hari di musim mudik Lebaran 2022. Itu dilakukan dengan mengoptimalkan sarana Siap Operasi yang tersedia.

"Kita juga tambah perjalanan kereta tambahan, dalam rangka antisipasi lonjakan penumpang. Kami tambah ada 35 perjalanan kereta api," ujar VP Public Relations KAI Joni Martinus dalam sesi teleconference, Selasa (19/4).

Total, ada sebanyak 770 kereta api jarak jauh yang dipersiapkan selama periode mudik Idulfitri tahun ini, atau sekitar 35 unit kereta per hari.

"Total dari semua ada 770 perjalanan selama 22 hari. Itu sudah rilis tiket sejak 1 April 2022," imbuh Joni.

Joni mengatakan, KAI telah menyiapkan diri untuk menghadapi periode mudik yang diperkirakan berlangsung selama 22 hari. Perseroan telah menyusun rencana operasi angkutan Lebaran 2022 hingga berkoordinasi dengan stakeholder terkait.

"Masa angkutan Lebaran di KAI selama 22 hari, dimulai 22 April sampai dengan 13 Mei. Selama 22 hari ini, kita selenggarakan angkutan Lebaran," ungkapnya.

Bersama Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kementerian Perhubungan, PT KAI sudah melakukan ramp check selama dua pekan sampai 2 April 2022. Joni mengklaim standar pelayanan minimal untuk perkeretaapian di Jawa dan Sumatera telah terpenuhi.

Selain DJKA Kemenhub, PT KAI juga sudah menggandeng Komite Nasional Keselamatan Transportasi (KNKT) untuk melakukan inspeksi bersama.

"Kita juga nanti akan selenggarakan posko terpadu angkutan lebaran. Mulai dari jajaran tertinggi hingga kepala daerah. Ini di antaranya posko kesehatan, keamanan, pelayanan, data. Ini semua dalam rangka sukseskan angkutan Lebaran tahun ini," tuturnya. [bim]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel