Kajari Jayapura Dalami Tiga Kasus Korupsi, Dugaan Kerugian Puluhan Miliar Rupiah

Merdeka.com - Merdeka.com - Kepala Kejaksaan Negeri (Kajari) Jayapura, Lukas Alexander Sinuraya, mengatakan pihaknya fokus menyelesaikan tiga kasus korupsi yang saat ini masih dalam penyidikan.

"Jadi ada tiga kasus dugaan korupsi yang pertama kasus gratifikasi DPRD Kota Jayapura tahun 2014, kedua kasus pembangunan jalan di Kabupaten Keerom dan pembangunan pelabuhan peti kemas Depapre di Kabupaten Jayapura yang sementara kita tangani," kata Sinuraya, Kamis (11/5).

Menurut Sinuraya, nilai kasus dugaan korupsi yang sementara ditangani bervariasi dan tiga kasus ini sudah masuk tahap penyidikan.

"Nilai kerugiaan negara ini masih dugaan di mana kasus pelabuhan Depapre senilai Rp8 miliar, pembangunan jalan di Keerom senilai Rp41 miliar, kalau gratifikasi di DPRD Kota Jayapura senilai ratusan juta rupiah," ujarnya.

Dijelaskan, kalau kasus pelabuhan peti kemas Depapre sudah ada tersangka, namun belum dituntaskan maka akan segera diselesaikan penyidikan.

"Jadi untuk penuntasan itu apakah muara ke pengadilan atau tidak? Itu harus jelas supaya ada kepastian hukum apakah dinaikkan ke proses persidangan atau tidak, tapi tentunya dengan proses melalui pengumpulan alat bukti dalam penyidikan," jelas Sinuraya.

Sumber anggaran ketiga dugaan kasus korupsi dari APBD Kabupaten/Kota. "Kalau untuk kasus dugaan gratifikasi di DPRD Kota Jayapura itu perkara lama dan sudah ada tersangka tapi belum disidangkan, sehingga kami selesaikan semua ini untuk diproses hukum melalui persidangan," pungkasnya. [cob]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel