Kakak Iparnya Meninggal saat Melahirkan, Mona Ratuliu Makin Sadar Pentingnya Dukungan Keluarga Besar

Fimela.com, Jakarta Mona Ratuliu berbagi pengalaman membesarkan dua anak bayi yang usianya berdekatan. Selain Numa Kamala Srikandi, anak keempatnya bersama Indra Brasco, perempuan 40 tahun itu juga diketahui merawat bayi dari kakak iparnya, Ulan yang meninggal dunia akibat terpapar Covid-19 pada 2021 lalu dua hari setelah melahirkan anaknya secara prematur.

Hal itu diceritakan Mona Ratuliu dalam peluncuran kampanye #MadeForEveryFamily yang digagas oleh Prudensial Indonesia, Kamis (16/6/2022). Mona Ratuliu bercerita keputusannya untuk merawat anak dari sang kakak sebagai bentuk dukungan keluarga terhadap anggota keluarga lain yang sedang mengalami musibah.

"Ipar meninggal setekah 2 hari melahirkan. Pertama keluar dari ide aku, aku ada anak (bayi) dan sedang ASI, yang terbesit, 'ini anak siapa yang nyusuin?', jadi aku izin sama kakakku, boleh nggak anaknya kita urus dulu biar dikasih ASI, diizinkan lah tinggal sama kita dan dia masih sama kita sampai sekarang," ungkap Mona Ratuliu di kawasan Jakarta Selatan.

"Punya dua bayi tiba-tiba seru, meriah," sambungnya kemudian.

Support System Terbesar

<p>Mona Ratuliu di acara di peluncuran kampanye #MadeForEveryFamily (foto: Istimewa)</p>

Mona Ratuliu di acara di peluncuran kampanye #MadeForEveryFamily (foto: Istimewa)

Lebih lanjut, berdasarkan pengalaman yang ia alami saat sang kakak ipar meninggal dan beberapa cerita yang ia dapatkan terkait dukungan keluarga besar terhadap mereka yang mengalami kesulitan di masa pandemi Covid-19, Mona pun semakin sadar jika keluarga besar di luar keluarga inti memang punya peranan penting. Menurutnya, keamanan dan kesejahteraan keluarga besar juga perlu menjadi perhatian.

"Sekarang terasa banget keluarga jadi support system banget, nomor satu yang maju ya keluarga besar ketika kita ada kesulitan karena kita ga bsa tinggal sendirian, keluarga besar support system terdekat kita," paparnya.

Mengapresiasi

<p>Mona Ratuliu di acara di peluncuran kampanye #MadeForEveryFamily (foto: Istimewa)</p>

Mona Ratuliu di acara di peluncuran kampanye #MadeForEveryFamily (foto: Istimewa)

Maka dari itu, Mona Ratuliu pun menganggap program yang diinisiasi Prudential Indonesia untuk memperluas akses perlindungan kesehatan dan finansial bukan hanya untuk keluarga inti tapi anggota keluarga lain yang sedarah lewat kampanye #MadeforEverFamily patut diapresiasi. Dengan begitu, Mona menganggap masyarakat luas bisa menjamin keamanan dan kenyamanan hidup banyak anggota keluarga lain di luar keluarga inti.

"Sebelum pandemi aku melihat asuransi jiwa sesuatu yang penting untuk punya, tapi awalnya cuma mau punya aja. Setelah pandemi baru sadar terus kita ngitung ulang. Kita sekarang sadar kalau kita perlu upgrade yang dipunya karwna banyak hal berubah. Kita nggak mungkin sampai hati lihat keluarga kekurangan, kita selamatkan keluarga ketika hal ini terjadi, minimal bisa hidup nyaman lah," kata Mona Ratuliu.

"Kita ingin keluarga Indonesia sehat dan swjahtera, dan #MadeForEveryFamily bukan cuma buat kita asuransinya, tapi buat semua keluarga," timpal Luskito Hambali selaku Chief Marketing and Communication Officer Prudential Indonesia.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel