Kakek 62 Tahun di Kediri Meninggal dalam Pelukan PSK

Laporan Wartawan Surya Didik Mashudi

TRIBUNNEWS.COM, KEDIRI - Supiyan, kakek berusia 62 tahun di Kabupaten Kediri, meninggal dunia dalam pelukan seorang pekerja seks komersial (PSK), Jumat (16/8/2013).

Warga Desa Bangkok, Kecamatan Gurah, itu diduga tewas karena penyakitnya kambuh.

Supiyan, meninggal di salah satu kamar rumah Sumani (76) warga Dusun Dadapan, Desa Sumberjo, Kecamatan Ngasem, Kabupaten Kediri.

Informasi yang dihimpun Surya Online, korban datang ke ekslokalisasi itu, Jumat siang. Sesampainya di sana, Supiyan langsung berkencan dengan satu PSK yang jadi langganannya selama ini.

Tapi, tak lama berselang sejak masuk ke kamar, warga sekitar mendengar PSK yang  dikencani Supiyan itu berteriak meminta pertolongan.

Pasalnya, menurut pengakuan PSK itu, nafas Supiyan tiba-tiba sesak sampai tersengal-sengal seusai bercinta. Setelah itu, pria tua itu ambruk lunglai di tempat tidur.

Saat ditemukan petugas, korban dalam kondisi tidak mengenakan pakaian.

"Setelah kami olah tempat kejadian perkara, tak ada tanda-tanda penganiayaan. Kami menduga, Supiyan tewas karena penyakit sesak nafasnya kambuh," terang Kasubag Humas Polres Kediri Ajun Komisaris Budi Nurtjahyo.

Baca Juga:

Polisi di Kediri Terpaksa Jadi Tukang Cat Markah Jalan

Para PSK dan Waria Kota Manado Tak Takut Dirazia Satpol PP

Basuki Minta Satpol PP Tangkap PSK di Hotel Berbintang

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.