Kakek 80 Tahun Kena Tilang Gara-Gara Terlalu Ngebut

·Bacaan 1 menit

Liputan6.com, Jakarta - Seorang kakek 80 tahun kena tilang karena kebut-kebutan di jalan. Tak tanggung-tanggung, ia memacu mobilnya hingga nyaris 200 kilometer per jam.

Menurut laporan Motor1, kakek tersebut nekat melaju hingga 182 km/jam di zona batas kecepatan 100 km/jam. Alhasil ia langsung diciduk pihak kepolisian.

Saat kejadian diketahui bahwa ia mengendarai mobil klasik Subaru Impreza WRX generasi pertama. Mobil ini pertama kali mengaspal pada era 90-an.

Karena aksi ngebutnya itu, ia harus menerima denda hingga AUD 1.814 atau Rp 18 juta (Kurs AUD1=Rp10.293). Selain itu, ia juga harus rela kehilangan SIM miliknya selama 6 bulan ke depan.

Menurut Polisi Australia Selatan, kakek tersebut ditangkap oleh patroli jalan raya di jalan pedesaan dekat Alma pada Rabu (18/8/2021) sekitar pukul 14.45 waktu setempat.

"Patroli jalan raya akan terus hadir di sepanjang jalan arteri utama dan jalan raya antara kota-kota pedesaan dengan deteksi kecepatan, kelayakan jalan kendaraan, minuman, dan obat-obatan yang mendapat perhatian khusus," kata polisi.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Mobil Kencang

Diketahui bahwa Subaru Impreza WRX generasi pertama diluncurkan pada 1992 dan dijual hingga 2000. Menariknya, mobil ini memang dibuat oleh Subaru untuk ikut dalam balap reli.

Karena hal tersebutlah, tak mengherankan jika mobil ini memiliki spesifikasi yang menawan. Ditopang dengan sistem penggeran All-Wheel Drive (AWD), Limited Slip Differential (LSD), hingga suspensi khusus balapan.

Untuk bagian dapur pacu, ditopang dengan mesin EJ20 Turbo 2.0L. Mesin ini mampu menghasilkan tenaga hingga 236 Hp.

Sumber: Otosia.com

Infografis 4 Tips Jaga Kesehatan Mental Saat Pandemi Covid-19

Infografis 4 Tips Jaga Kesehatan Mental Saat Pandemi Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)
Infografis 4 Tips Jaga Kesehatan Mental Saat Pandemi Covid-19. (Liputan6.com/Trieyasni)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel