Kakorlantas Polri Ajak Warga Mudik Lebih Awal Demi Kurangi Kepadatan Lalu Lintas

·Bacaan 1 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Kepala Korps Lalu Lintas Polri Inspektur Jenderal Polisi Firman Shantyabudi mengajak masyarakat untuk mudik alias pulang kampung lebih awal pada Lebaran 2022. Hal ini demi mencegah kepadatan kendaraan saat mudik lebaran 2022.

"Mudik lebih awal, ini akan mengurangi beban kepadatan lalu lintas pada tanggal 28 April sampai tanggal 1 Mei," katanya dilansir Antara, Rabu (20/4).

Imbauan itu berdasarkan laporan jika anak sekolah sudah diliburkan pada tanggal 22 April, serta para pekerja ASN baru diberikan cuti pada tanggal 29 April.

Untuk itu, dia berharap masyarakat bisa melakukan mudik lebih awal jika dapat mengambil cuti lebih cepat dari yang ditetapkan pemerintah. Dengan begitu, beban kondisi jalanan akan berkurang bila mudik tidak berbarengan.

Selain itu, penerapan sistem satu arah dan ganjil-genap secara berbarengan pada tanggal 28 April ini akan dimaksimalkan. Seluruh personel gabungan akan mengawal penuh, sembari mengajak masyarakat untuk taat berlalu lintas.

"Ini harus kami atur supaya masyarakat bisa mudik dengan lancar, oleh karena itu kami sangat berharap informasi penting yang sudah kita sampaikan tentang jadwal itu diikuti jam berapa sebaiknya mereka berangkat dari tempat asal ke tempat tujuan," kata dia.

Ia juga mendorong masyarakat untuk memanfaatkan fasilitas mudik gratis yang disediakan pemerintah. Dengan menggunakan fasilitas itu maka akan terjadi pengurangan penggunaan kendaraan pribadi.

“Jadi ini salah satu upaya dari pemerintah termasuk Polri yang menyarankan masyarakat menggunakan kendaraan-kendaraan umum, sehingga akan mengurangi jumlah kendaraan yang ada di jalan. Karena gratis silakan dimanfaatkan,” harapnya.

Ia mengajak masyarakat sebagai peserta lalu lintas untuk tertib berlalu-lintas. Dengan begitu, keamanan dan keselamatan mudik untuk sampai tujuan akan terlaksana dengan baik. [ray]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel