Kalah 0-5 Sama dengan Menang

Liputan6.com, Serravalle : San Marino adalah negara terkecil di antara 53 anggota Asosiasi Sepakbola Uni Eropa (UEFA). Dengan luas sekitar 61 km persegi, negara berbentuk Republik tersebut hanya berpopulasi sekitar 30 ribu orang atau kurang dari sepertiga jumlah penduduk Kecamatan Setiabudi, Jakarta Selatan. Tak heran, dengan penduduk yang sangat minim tersebut, San Marino menjadi negara yang menempati posisi paling bawah dalam ranking FIFA, 207.

Karena itu pula, adalah hal yang wajar melihat San Marino menjadi juru kunci klasemen Grup H kualifikasi Piala Dunia (PD) 2014 Zona Eropa. Dari empat kali pertandingan yang telah dilalui, skuat asuhan Giampaolo Mazza tersebut tak mampu meraih satu poin pun. Bahkan, Andy Selva dkk satu kali pun tak sanggup menjebol gawang lawan.

Itulah sebabnya, Mazza menilai timnya dapat dinilai berhasil atau meraih kemenangan andaikata gawang yang dijaga Aldo Simoncini hanya lima kali dijebol (lima gol) oleh Wayne Rooney dkk. Sesuai dengan jadwal, San Marino akan menjamu Inggris di Stadion Olimpico, Serravalle, Jumat (22/3/13) malam waktu setempat atau Sabtu (23/3/13) dinihari WIB.

Kami telah ditakdirkan untuk menelan kekalahan, aku Gazza. Karenanya, bagi kami, kekalahan kecil adalah kemenangan. Menghadapi tim sebesar Inggris atau Belanda, kami bisa dinilai menang jika kami hanya kalah lima kosong (0-5). Sebab, sebelum bertanding pun, pikiran kami sudah dipenuhi dengan kekalahan, imbuhnya.