Kalah dari Persib dan Gagal ke Semifinal Piala Menpora, Aji Santoso Bangga Terhadap Pemain Persebaya

·Bacaan 2 menit

Bola.com, Sleman - Persebaya Surabaya gagal melaju ke semifinal Piala Menpora 2021. Langkah mereka tertahan di perempat final setelah kalah 2-3 dari Persib Bandung di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (11/4/2021) malam.

Persib Bandung berhasil mencetak tiga gol mereka pada babak pertama, masing-masing dicetak oleh Ezra Walian (1’), Wander Luiz (6’), dan Nick Kuipers (37’). Persebaya Surabaya malah harus bermain dengan 10 personel setelah Satria Tama mendapat kartu merah pada injury time babak pertama.

Tim Bajul Ijo berusaha membalas gol hingga memperkecil kedudukan. Dua gol mereka disumbang oleh Arif Satria (62’) dan Mokhamad Syaifuddin (90+3’). Pada saat itu, Persib juga tampil dengan 10 pemain karena Wander Luiz mendapat kartu merah pada menit ke-64.

Pelatih Persebaya, Aji Santoso, tidak kecewa dengan kekalahan yang diderita oleh timnya ini. Dia justru bangga melihat performa skuatnya yang banyak berisikan pemain muda dan mampu memberi ancaman.

“Pertandingan yang menarik sepanjang 90 menit. Terjadi jual beli serangan, terutama pada babak kedua. Saya bangga pada pemain saya. Meski tertinggal 0-3, mereka bisa mengejar akhirnya berakhir dengan 2-3,” kata Aji setelah pertandingan.

“Hanya saja gol yang terjadi itu terlalu cepat dan pemain kami memang melakukan kesalahan. Setelah itu, kami bermain fight. Dalam kondisi 10 lawan 10, kami menguasai jalannya pertandingan,” imbuh pelatih berlisensi AFC Pro itu.

Tekanan yang dilakukan oleh Persib pada menit-menit awal pertandingan sempat membuat pemain Persebaya kalang kabut. Buktinya, dua gol sudah bersarang ke gawang Satria Tama hanya dalam enam menit pertama pertandingan.

Selama babak pertama, serangan yang dilancarkan oleh Persib juga lebih efektif sehingga unggul 3-0 saat turun minum. Beban terarah kepada Persebaya yang harus menyamakan kedudukan pada babak kedua hanya dengan 10 pemain.

Bukan Pertama Kali

Kiper Persebaya Surabaya, Satria Tama (tengah) diusir wasit Agus Fauzan Arifin usai mendapat kartu merah dalam laga perempatfinal Piala Menpora 2021 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (11/4/2021). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)
Kiper Persebaya Surabaya, Satria Tama (tengah) diusir wasit Agus Fauzan Arifin usai mendapat kartu merah dalam laga perempatfinal Piala Menpora 2021 di Stadion Maguwoharjo, Sleman, Minggu (11/4/2021). (Bola.com/M Iqbal Ichsan)

Sebelumnya Persebaya sudah pernah mengalami hal serupa dalam fase grup. Mereka tampil dengan 10 pemain sejak menit ke-35 melawan Persik Kediri di Grup C dan berhasil menang 2-1. Hal itu cukup membantu pemain Bajul Ijo untuk tidak panik.

“Ini bukan kali pertama terjadi pada kami harus bermain dengan 10 orang di Piala Menpora. Sebelumnya, kami juga mengalami itu dan menang lawan Persik. Tadi kami bermain dengan 10 pemain lagi, tapi dengan motivasi tinggi dan tidak mengubah gaya permainan Persebaya,” ucap Aji.

“Bahkan, dengan bermain 10 orang, kami masih bisa mencetak dua gol. Saya harus tetap mengapresiasi pemain saya. Saya puas dengan permainan mereka meski pada akhirnya kalah 2-3,” tutur pelatih berusia 51 tahun itu.

Persebaya kemudian tampil agresif selama babak kedua dan menguasai permainan. Semangat juang Rachmat Irianto dkk. cukup kentara untuk menyamakan kedudukan dan melanjutkan pertandingan ke babak adu penalti.

“Harus diingat Persib bermain dengan full team dan kami masih bisa mengimbangi permainan mereka dan menekan. Saya justru merasa sangat bangga pada pemain kami yang masih muda dan tampil bagus,” ujar Aji.

Video