Kalah dari Real Madrid di Liga Spanyol, Bos Sevilla Meradang : Aneh, Kok Seperti Takut Menang atas Si Putih

·Bacaan 1 menit

Bola.com, Jakarta - Sevilla gagal meraih kemenangan kala menjamu Real Madrid, pada laga lanjutan Liga Spanyol 2021/2022. Menjamu sang pemimpin klasemen sementara, Sevilla tunduk dengan skor 2-3.

Padahal, Sevilla mengawali pertandingan dengan sangat apik, terutama pada babak pertama. Mereka berhasil mencetak dua gol dalam rentang empat menit.

Ivan Rakitic mencetak gol pembuka pada menit ke-21. Empat menit berselang, giliran Erik Lamela mencatatkan namanya di papan skor. Sayang, kondisi berbalik 180 derajad usah rehat babak pertama.

Sevilla seolah tak berdaya, dan harus menerima nasib kebobolan tiga gol. Rodrygo mencetak gol pembuka pada menit ke-50, disusul Nacho (82) dan sepakan mematikan Karim Benzema, dua menit injury time babak kedua.

Hasil itu membuat Sevilla harus berhati-hati karena bisa kehilangan posisi runner-up. Saat ini, koleksi poin mereka (60) sama dengan Barcelona, namun sang rival masih menyisakan dua pertandingan.

Komentar Pedas

Toni Kroos mendapatkan tekel keras saat Real Madrid menghadapi Sevilla (AFP)
Toni Kroos mendapatkan tekel keras saat Real Madrid menghadapi Sevilla (AFP)

Pelatih Sevilla, Julen Lopetegui mengaku heran dengan tindakan anak asuhnya di lapangan. Ia merasa, Ivan Rakitic dkk takuk menang dari Real Madrid. Padahal, tiga angka sangat mereka butuhkan agar bisa merebut posisi ke-2 klasemen sementara.

Hasil buruk di Estadio Ramon Sanchez Pizjuan semakin memerlihatkan titik lemah Sevilla sepanjang paruh kedua musim ini. "Ini sangat buruk, padahal kami bermain baik pada babak pertama. Kami seolah bingung menjaga momen-momen kunci, dan itu adalah rasa takut untuk menang," tegas Julen Lopetegui.

Julen Lopetegui menegaskan, mereka tak boleh berbuat kesalahan yang sama ketika menjamu Real Madrid. Pada laga selanjutnya, mereka akan bersua Levante (21/4/2022) dan menjamu Cadiz, pekan berikutnya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel