Kalah di El Clasico, Barcelona Ngamuk Atas Keputusan Wasit

Zulfikar Husein
·Bacaan 2 menit

VIVA – Pelatih Barcelona, Ronald Koeman, tidak bisa menyembunyikan kekesalannya terhadap wasit yang memimpin laga timnya melawan Real Madrid, dalam lanjutan LaLiga 2020/2021, di Estadio Alfredo Di Stefano, Minggu 11 April 2021, dini hari WIB. Koeman merasa, El Barca sangat dirugikan atas keputusan wasit pada duel bertajuk El Clasico itu.

Keputusan yang dikeluhkan oleh Koeman ada insiden pelanggaran di kotak terlarang Real Madrid yang terjadi pada menit ke-83. Dari tayangan ukang, Ferland Mendy memang terlihat melakukan kontak hingga membuat Martin Braithwaite terjadi. Meskipun, dari tayangan tampak kontak antara keduanya sangat tipis.

Namun, wasit bersikukuh untuk tidak menganggap hal itu sebagai pelanggaran dan tetap melanjutkan permainan seperti biasa. Para pemain Blaugrana yang tidak terima dengan keputusan itu langsung mengerubungi wasit hingga Jordi Alba mendapat kartu kuning.

Selepas laga yang berakhir dengan skor 2-1 untuk kemenangan Real Madrid itu, Koeman melakukan konfrontasi ke wasit untuk melayangkan protes terhadap insiden yang tidak diindahkan tersebut. Namun sayang, wasit tidak mengubah pandangannya dan meyakini kalau kejadian itu bukan merupakan pelanggaran.

Kekesalan Koeman pun belum mereda ketika dirinya hadir dalam sesi konferensi pers usai pertandingan. Dia mengatakan, bahwa semua pihak yang ada di Barcelona, bahkan sampai suporter sekalipun, bakal kesal saat mengetahui kalau insiden itu bukan pelanggaran.

"Jika Anda seorang suporter Barcelona, Anda akan marah dan merasa tidak senang dengan keputusan wasit," kata Koeman, seperti dikutip Marca, Minggu 11 April 2021.

"Sebelumnya, saya hanya ingin berkata bahwa kami tidak bermain dengan baik di babak pertama, baik dari segi pertahanan maupun penyerangan. Jadi, saya hanya ingin meminta wasit untuk memperbaiki kinerjanya," ucapnya.

Lebih lanjut, Koeman meyakini, jika Barcelona mendapat penalti, maka hasil akhir akan berbeda. Selain itu, Koeman juga menyayangkan wasit yang terlalu egois sehingga tidak meninjau tayangan ulang kejadiannya lewat Video Assistant Referee (VAR).

"Saya tidak tahu mengapa ada VAR di Spanyol. Padahal, semua orang telah melihat insidennya. Bagi saya, itu sudah jelas penalti, dan semuanya telah melihat. Saya juga tidak paham dengan hakim garis yang berjarak 10 meter, tapi tidak melihatnya," ujarnya.

"Dari cara Martin terjatuh, sudah jelas kalau itu pelanggaran. Mungkin saja wasit tidak melihatnya, tapi kami punya VAR untuk situasi seperti ini. Seharusnya itu adalah cara terbaik untuk membuat kami berhenti bicara yang macam-macam," tuturnya.

Kekalahan atas Real Madrid membuat Barcelona tertahan di urutan ketiga klasemen sementara LaLiga musim ini dengan perolehan 65 poin. Sedangkan, Real Madrid yang mendapatkan tambahan tiga poin, bisa naik ke puncak dan memaksa Atletico Madrid turun ke peringkat kedua, kendati sama-sama mengumpulkan 66 poin.