Kalah Judi Puluhan Juta, Warga Tasikmalaya Ngaku Uangnya Dibegal

Merdeka.com - Merdeka.com - AW (34), seorang warga Kabupaten Tasikmalaya mengaku dibegal dan kehilangan uang puluhan juta rupiah saat tengah berkendara di wilayah Kecamatan Sukaratu. Setelah polisi melakukan penyelidikan, ternyata aksi pembegalan tersebut tidak pernah terjadi.

Kepala Satuan Reserse Kriminal Polres Tasikmalaya Kota, AKP Agung Tri Poerbowo mengatakan bahwa AW mengaku dibegal pada Selasa (19/7). Keesokan harinya, Rabu (20/7) AW kemudian membuat laporan kepada pihak kepolisian.

"Dia mengaku dibegal tiga orang saat mengendarai sepeda motor dan digeledah oleh tiga orang. Akibat kejadian itu, dia mengaku kehilangan uang Rp32.9 juta karena dibawa oleh para pelaku," kata Agung.

Usai menerima laporan itu, diungkapkan Agung, polisi langsung melakukan pengecekan ke lokasi tempat kejadian perkara (TKP). Pengecekan dan olah TKP pun dipimpin langsung Kapolres Tasikmalaya Kota.

Saat dilakukan olah TKP, diakui Agung, pihaknya mendapatkan sejumlah kerancuan dari sejumlah keterangan yang diberikan oleh pelapor. Akhirnya, pihaknya kemudian melakukan konfirmasi kembali terhadap AW.

"Saat dikonfirmasi lagi, ternyata AW ini mengakui bahwa aksi pembegalan itu tidak pernah terjadi. Dia membuat laporan palsu karena takut karena uang yang dipegangnya habis dipakai untuk berjudi. Uang sejumlah Rp32.9 juta itu diketahui dikirim istrinya untuk membayar utang," ungkapnya.

Setelah terungkapnya laporan palsu itu, dia mengaku pihaknya langsung memeriksa AW. Ia menyebut bahwa pihaknya akan memproses laporan palsu yang dilakukan oleh AW itu.

"Ini jadi pembelajaran untuk masyarakat agar tidak membuat laporan palsu. Jangan mengada-ngada," tutup Agung. [fik]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel