Kalahkan City 3-1, Liverpool semakin melaju kencang

Oleh AFP

Liverpool melaju semakin kencang menuju gelar liga pertama dalam 30 tahun dengan mengalahkan juara bertahan Manchester City 3-1 di Anfield pada Minggu, memperlebar jarak keunggulan delapan poin di puncak klasemen.

Dua gol dalam 13 menit pertama dari Fabinho dan Mohamed Salah memberi juara Eropa itu harapan besar sebelum sundulan Sadio Mane di awal babak kedua memastikan kemenangan Liverpool.

Bernardo Silva mencetak gol balasan yang sudah terlambat, dan kekalahan ketiga dalam delapan pertandingan liga membuat City melorot ke urutan keempat, sembilan poin di belakang Liverpool, dan mereka harus mendaki jalan terjal jika ingin mengklaim gelar liga untuk ketiga kali secara beruntun.

"Selisih sembilan poin, tetapi jalan masih panjang," kata bos Liverpool, Jurgen Klopp.

"Itu tidak penting. Siapa yang ingin menjadi yang pertama di awal November? Penting untuk menjadi yang teratas di bulan Mei."

Kelemahan barisan pertahanan City tanpa Aymeric Laporte yang cedera sepanjang musim ini membuat tuan rumah Liverpool leluasa dan mereka mencetak gol dengan dua serangan pertama.

"Tanyakan kepada wasit, jangan tanya saya," kata bos City Pep Guardiola tentang gol pertama Liverpool yang kontroversial. "Saya ingin berbicara tentang kinerja kami. Itu adalah salah satu penampilan paling membanggakan saya sebagai manajer (Man City)."

Tim tamu menguasai lebih banyak bola dan banyak peluang termasuk ketika Raheem Sterling menyundul tendangan bebas dari Kevin De Bruyne melebar dari sasaran.

"Anda bisa merasakan gol sangat penting bagi kedua tim. Kami mencetak dua gol luar biasa, tetapi kami harus bekerja keras menghadapi permainan City," kata Jurgen Klopp.

City akhirnya mendapatkan go balasan ketika Bernardo Silva menyapu umpan silang Angelino ketika pertandingan tersisa 12 menit, tapi sudah terlambat untuk mengejar ketinggaan.

"Hari ini kami menunjukkan di stadion paling sulit di dunia ini alasan mengapa kami juara," kata Guardiola menantang.

"Ada tiga tim di atas kami yang memiliki lebih banyak peluang untuk memenangi Liga Premier daripada kami, tetapi mudah-mudahan kami dapat mempertahankan mentalitas ini dan mencobanya."

Liverpool dengan susah payah kehilangan gelar dengan satu poin musim lalu saat City mengakhiri musim dengan kemenangan beruntun di 14 pertandingan untuk mengakhiri persaingan ketat.