Kalbe Farma Tebar Dividen Rp 1,3 Triliun

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta - Rapat Umum Pemegang Saham Tahunan (RUPST) PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) menyetujui pembagian sisa dividen tahun buku 2020 sebesar Rp 1,3 triliun atau 28 per saham.

"Dalam keputusan RUPS Tahunan pada hari ini diputuskan juga bahwa nanti maksimal sebulan setelah hari ini akan dibagikan lagi dividen sebesar Rp 28 per saham," ujar Direktur Keuangan PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) Bernadus Karmin Winata dalam konferensi usai RUPS, Kamis (27/5/2021).

Dividen interim sebesar Rp 281,3 miliar telah dibagikan kepada pemegang saham pada 18 Desember 2020 atau sebesar Rp 6 per saham. Total pembagian dividen final adalah sebesar Rp 1,6 triliun.

Mengutip laporan keuangan yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia (BEI), PT Kalbe Farma Tbk catat pertumbuhan laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk sebesar 9 persen. Perseroan meraup laba Rp 2,73 triliun pada 2020 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 2,50 triliun.

Sementara laba per saham dasar yang dapat diatribusikan kepada pemilik entitas induk naik menjadi Rp 58,31 pada 2020 dari periode sama tahun sebelumnya Rp 53,48. Selain pembagian dividen, RUPS juga menyetujui pengangkatan dua direksi baru yakni Mulialie dan Jos Iwan Atmadjaja.

"Kami mengucapkan selamat bergabung kepada Bapak Mulialie dan juga Bapak Jos Iwan Atmadjaja sebagai direktur di Kalbe Farma,” tutur Karmin.

Dengan begitu, susunan Komisaris dan Direksi Kalbe Farma menjadi sebagai berikut:

Presiden Komisaris: Bernadette Ruth Irawati Setiady;

Komisaris: Santoso Oen

Komisaris: Ferdinand Aryanto

Komisaris: Ronny Hadiana

Komisaris Independen: Lucky Surjadi Slamet

Komisaris Independen: Lilis Halim

Komisaris Independen: Adi Harsono

Direksi:

Presiden Direktur: Vidjongtius

Direktur: Bernadus Karmin Winata

Direktur: Sie Djohan

Direktur: Mulialie

Direktur: Jos Iwan Atmadjaja

Gerak Saham KLBF

Petugas kebersihan bekerja di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (22/1/2021). Transaksi bursa agak surut dengan nyaris 11 miliar saham diperdagangkan sebanyak lebih dari 939.000 kali. (Liputan6.com/Johan Tallo)
Petugas kebersihan bekerja di depan layar Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) di Bursa Efek Indonesia, Jakarta, Jumat (22/1/2021). Transaksi bursa agak surut dengan nyaris 11 miliar saham diperdagangkan sebanyak lebih dari 939.000 kali. (Liputan6.com/Johan Tallo)

Pada penutupan perdagangan saham Kamis, 27 Mei 2021, sesi pertama, saham PT Kalbe Farma Tbk (KLBF) melemah 1,03 persen ke posisi Rp 1.445 per saham.

Saham KLBF dibuka stagnan di posisi Rp 1.460 per saham. Saham KLBF bergerak di kisaran Rp 1.445-Rp 1.465 per saham. Total frekuensi perdagangan saham 5.827 kali dengan nilai transaksi Rp 20,9 miliar.

Saksikan Video Pilihan di Bawah Ini

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel