Kaleidoskop 2020: Bersemi di Tengah Pandemi, Harga Tanaman Meroket

·Bacaan 2 menit

Fimela.com, Jakarta 2020 menjadi tahun yang sangat tak terduga, kejadian Covid-19 sangat memengaruhi kehidupan. Perekomonian menurun hingga pembatasan aktivitas.

Namun bukan hanya sisi negatifnya saja, melainkan ada sisi positif dari pandemi ini. Misalnya membuka peluang bisnis baru hingga memiliki hobi baru.

Bercocok tanam pun menjadi tren di tahun 2020. Bahkan menurut data salah satu ecommerce, berkebun atau bercocok tanam menjadi hobi baru masyarakat di tengah pandemi.

Di awal masa PSBB, salah satu yang menjadi kendala adalah akses bagi bahan makanan segar. Jadi banyak yang mulai menyiasati dengan membuat kebun lahan terbatas sendiri (urban farming) di rumah dan akhirnya menjadi salah satu hobi yang paling diminati oleh masyarakat.

Tanaman bumbu, sayur mayur dan buah merupakan sebagian tanaman yang banyak dicari untuk pemenuhan kebutuhan pangan sekaligus menghias rumah.

Berbagai metode berkebun seperti sistem hidroponik, vertical garden, menanam dalam pot memungkinkan kita untuk melakukan aktivitas berkebun di lahan apapun, seperti pekarangan rumah, pagar, dinding rumah, bahkan dalam ruang rumah sekalipun.

Selain itu, tanaman hias pun jadi incaran masyarakat. Melansir berbagai sumber, tanaman hias yang populer di tahun 2020 seperti aglonema, monstera atau janda bolong, alocasia, homalomena, calathea, peperomia, sansevieria atau lidah mertau, keladi hias, anthurium dan masih banyak lagi.

Harga yang kian melonjak

Ilustrasi tanaman hias (unsplash.com/Margarita Terekhova)
Ilustrasi tanaman hias (unsplash.com/Margarita Terekhova)

Kepopuleran tanaman hias membuat harganya pun meroket. Misalnya saja monstera atau janda bolong. Pasalnya, janda bolong jenis Monstera Obliqua untuk satu lembar daunnya bisa mencapai Rp 15 juta. Bila satu pot tanaman ini bisa dijual sampai Rp 100 juta lho.

Aglonema atau sri rezeki yang memiliki warna daun yang unik ini bisa dijual Rp1,5 juta. Anthurium, dan jenis Anthurium yang cukup mahal ialah Cobra Varigata, yakni mencapai Rp5 juta. Sedangkan, untuk ukuran dewasa, harganya semakin tinggi, bisa mencapai Rp15 juta.

Menurut Ayu, seorang Pecinta Tanaman mengatakan harga tanaman hias seperti philo dan semua jenis variegata bisa mencapai puluhan juta. Untuk baby Monstera variegata dengan daun kecil mulai dari Rp1,5 juta.

Jenis philodendron seperti baby brandtianum dijual Rp1,5 juta, billitae dapat mencapai Rp8 hingga 10 juta. Dan verrucosum mulai dari Rp3 jutaan.

Bahkan, melansir gardeningelsa.com tanaman-tanaman hias ini termahal di dunia seperti Variegated Monstresa Delicosa, tanaman ini hadir dalam berbagai bentuk, yang paling populer adalah yang daunya memiliki bercak putih, yang harganya $ 750 atau sekitar Rp10 juta.

Alocasia Azlanii yang dikenal sebagai mambo merah, berasal dari Malaysia yang sangat unik dan langka, karena hampir tidak dijual oleh pembibitan atau tersedia secara online, harganya mencapai Rp7 juta.

Henzhen Nongke Orchid sejenis anggrek ini merupakan bunga buatan manusia ini sangat menakjubkan untuk dilihat.Ilmuwan membutuhkan total 8 tahun untuk membuat bunga ini dan membuatnya mekar. Seseorang yang membeli anggrek di pelelangan membayar sejumlah $ 200.000 atau sekitar 2 milliar.

Variegated Philodendron Minima disebut "sangat langka", memiliki empat daun dengan variasi kuning yang menakjubkan di setiap daun. Harga jual bisa mencapai US$ 8.150 atau sampai Rp 120.000.000.

Dan masih banyak lagi tanaman hias dengan harga fantastis.

#changemaker