Kaleidoskop 2020: Bulutangkis di Tengah Corona

Ridho Permana
·Bacaan 7 menit

VIVA – 2020 jadi tahun yang suram bagi masyarakat di berbagai negara. Wabah Virus Corona atau COVID-19 berimbas ke berbagai sektor kehidupan.

Berbagai negara sibuk mengatasi wabah tersebut. Hal itu juga yang terjadi di Indonesia hingga saat ini.

COVID-19 sudah mulai diperbincangkan pada Februari dan merebak di Indonesia sejak awal Maret 2020. Berbagai lini terdampak termasuk olahraga.

Bulutangkis dunia juga terdampak virus ini. Federasi Bulutangkis Dunia (BWF) serta para pemangku kepentingan harus memutar otak soal beberapa turnamen yang harus ditunda dan dibatalkan.

Pada Januari 2020 awalnya tak ada kendala. Sederet turnamen malah sukses digelar, sederet pebulutangkis dunia berlaga di BWF World Tour kala itu.

Berikut Deretan Turnamen yang Sempat Digelar dan Dibatalkan BWF:

Malaysia Masters 2020

Januari 2020, turnamen bulutangkis dunia kembali membuat heboh. Aksi-aksi memukau terjadi. Awalnya di Malaysia Masters 7-12 Februari Jauari.

Kala itu, para atlet bulutangkis dunia unjuk gigi di Negeri Jiran. Indonesia pun menurunkan wakilnya.

Indonesia Masters

Setelah dari Malaysia Masters, rangkaian turnamen BWF berlanjut ke Indonesia Masters. Event ini dilangsungkan di Istora Senayan pada 14-19 Januari 2020.

Kala itu, Istora bergemuruh dengan penampilan para perwakilan pebulutangkis dunia. Ketua Umum PBSI, Wiranto kala itu juga sempat hadir menyaksikan langsung.

Thailand Masters

Selanjutnya, turnamen BWF dari Jakarta berlanjut ke Thailand. Kala itu juga dilangsungkan Thailand Masters pada 21-26 Januari 2020.

Badminton Asia Team Championships

Pada Februari, Indonesia mengikuti turnamen beregu yang dinamakan Badminton Asia Team Championships. Event ini dilangsungkan pada 11-16 Februari 2020.

Penampilan tim putra Indonesia membanggakan kala itu. Mereka sukses meraih gelar juara di Filipina.

Pada turnamen ini, para atlet dan ofisial PBSI sudah pasang kuda-kuda. Semua diminta menjaga kesehatan dan memakai masker.

Pada bulan itu, sudah terjadi kasus ada yang terpapar di Filipina. Selama latihan dan bertanding, para pemain diminta untuk selalu menjaga kesehatan.

Spain Masters

Turnamen BWF masih berlanjut. Kali ini dilangsungkan Spain Masters pada 18-23 Februari 2020. Turnamen ini sukses digelar dan Indonesia juga turun di event tersebut.

All England Open

Sukses menggelar Spain Masters, BWF mengumumkan untuk menyelenggarakan All England Open. Event ini dihelat di Birmingham Arena pada 11-15 Maret 2020.

Nah, di sini COVID-19 sudah mulai menyasar. Para pebulutangkis dunia tetap mengikuti turnamen itu hingga selesai, namun harus memperhatikan protokol kesehatan.

Indonesia masih sempat menorehkan prestasi kala itu. Dari ganda campuran, Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti meraih gelar juara di sana.

Nasib pilu memang dialami ganda putra Indonesia, Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon. Mereka harus pulang dengan tangan hampa.

Indonesia Mundur dari Piala Thomas dan Uber Cup

Mengganasnya COVID-19 membuat Timnas Bulutangkis Indonesia mundur dari Piala Thomas dan Uber 2020. Keputusan itu disampaikan Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI).

Piala Thomas dan Uber akan diselenggarakan di Aarhus, Denmark 3-11 Oktober 2020. Beberapa negara kala itu juga memutuskan hal yang sama seperti Thailand, Taiwan, Australia, Indonesia dan Korea Selatan.

Sekretaris Jenderal Pengurus Pusat Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PP PBSI), Achmad Budiharto mengatakan, para pemain menyampaikan keraguan mereka kepada tim ofisial soal tanggungjawab jawab BWF jika ada yang terpapar COVID-19 di sana, dan ofisial menyampaikan hal ini kepada pengurus.

Pengurus sangat concern dengan kesehatan dan keselamatan para atlet dan ofisial sehingga bisa memahami dan mengerti apa yang menjadi kekhawatiran tim.

Dengan mundurnya tim Indonesia dari Piala Thomas & Uber 2020, otomatis Indonesia juga tidak akan berpartisipasi di ajang Denmark Open I dan Denmark Open II yang merupakan bagian dari turnamen seri Eropa.

Berdasarkan jadwal yang dirilis BWF beberapa waktu lalu, Denmark Open Super 750 I (Odense) diselenggarakan 13-18 Oktober. Sedangkan Denmark Open Super 750 II (Odense) pada 20-25 Oktober.

BWF Tunda Piala Thomas dan Uber Cup

BWF akhirnya resmi menunda Piala Thomas dan Uber 2020. Keputusan ini diambil setelah BWF berkomunikasi dengan tuan rumah. Mereka melakukan itu karena beberapa negara, termasuk Indonesia sudah menyatakan mundur.

Pandemi COVID-19 yang masih melanda dunia menjadi sebab negara-negara mundur dari Piala Thomas dan Uber 2020. Itu tentunya akan mengurangi atmosfer turnamen bergengsi tersebut.

"Keputusan diambil setelah mundurnya sejumlah tim yang berpartisipasi di Piala Thomas dan Uber," demikian pernyataan BWF, dikutip dari laman resminya.

"BWF bekerja sama dengan Badminton Denmark, dan telah mempersiapkan diri untuk menggelar kembali bulutangkis internasional. Namun, mengingat perkembangan COVID-19 baru-baru ini di seluruh dunia, sejumlah tim dan pemain memilih untuk tidak pergi ke Denmark."

BWF menyadari ini adalah keadaan luar biasa. Mereka tidak bisa memaksakan diri untuk tetap menggelar Piala Thomas dan Uber. Karena keselamatan pemain menjadi yang utama.

Meski Piala Thomas dan Uber ditunda, tapi BWF tetap melanjutkan kalender Denmark Open 2020 di Odense. Ajang tersebut dijadwalkan berlangsung pada 13 hingga 18 Oktober 2020.

Denmark Open 2020 akan dijadikan BWF sebagai contoh penerapan protokol kesehatan dan prosedur operasional COVID-19. Ini menjadi penting untuk antisipasi ke depannya.

Sedangkan untuk Denmark Masters 2020 yang berlangsung pada 20 hingga 25 Oktober 2020 akhirnya dibatalkan. Sebab, panitia melihat tidak mungkin untuk menggelar ajang tambahan tersebut.

BWF Gelar Denmark Open

Setelah menunda Thomas dan Uber Cup, BWF akhirnya menggelar Denmark Open. Turnamen itu dilangsungkan di Odense Sports Park pada 13-18 Oktober 2020. Sederet pebulutangkis top dunia berjibaku di sana.

Meski demikian, sederet negara peserta memilih mundur dari turnamen itu, mengingat COVID-19 masih mengganas dan aturan dari federasi bulutangkis masing-masing negara.

Ada China, Jepang, Australia dan beberapa negara lainnya memutuskan mundur. Indonesia juga mundur dari turnamen tersebut.

Agung Firman Gantikan Wiranto Jadi Ketua Umum PBSI

Musyawarah Nasional (Munas) yang digelar di Serpong pada 5 hingga 6 November 2020 menghasilkan Agung Firman Sampurna menjadi Ketua Umum Persatuan Bulutangkis Seluruh Indonesia (PBSI) untuk periode 2020-2024 mendatang. Agung terpilih secara aklamasi dalam Munas yang diselenggarakan di Serpong, Banten.

Agung merupakan calon tunggal Ketua Umum PBSI menyusul calon lainnya, Ari Wibowo yang tidak lolos verifikasi. Dia tidak lolos verfikasi karena ada 5 surat dukungan yang ganda dan tidak disahkan. Dengan begitu Ari yang awalnya maju dengan 10 pengprov gugur karena persyaratan bakal calon Ketum PP PBSI adalah 10 surat dukungan.

Lebih lanjut Agung yang juga menjabat sebagai Ketua Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) ini dalam Munas mendapat 23 dukungan pengprov PBSI.

Setelah resmi terpilih, Agung memiliki tujuan agar bulutangkis Indonesia di eranya bisa mengembalikan prestasi di Piala Thomas dan Uber Cup.

"Saya menyampaikan gagasan yang saya miliki, sebelumnya terimakasih kepada seluruh Pengprov karena telah memberikan kepercayaan kepada saya menjadi Ketua Umum PBSI," kata Agung Firman dalam pidatonya di Munas PBSI.

"Sudah 26 tahun, kini ada di tangan kita sendiri agar Thomas dan Uber kembali kita rebut. Ini adalah olahraga yang berhasil membawa bangsa kita ke forum internasional. Oleh karena itu bulutangkis bukan hanya olahraga melainkan alat persatuan," lanjut dia.

Lebih lanjut Agung nantinya akan segera menentukan siapa anggota kepengurusan PBSI di bawah kepemimpinannya.

"Kepengurusan akan ada wajah baru. Tapi tidak mengesampingkan yang sudah memberikan dedikasinya untuk PBSI," tambah dia.

BWF Geser 3 Turnamen ke Januari 2021

Masih soal COVID-19, BWF akhirnya me-reschedule turnamen bulutangkis Seri Asia ke awal Januari 2021. Semula, turnamen ini diagendakan pada November.

Dilansir dari situs resmi BWF, keputusan itu diumumkan pada pertemuan Dewan BWF pada akhir September lalu. Artinya, musim 2020 akan berakhir pada Januari 2021.

Sementara itu, baru-baru ini (29 Oktober 2020) BWF berpartisipasi dalam upacara penandatanganan dengan Asosiasi Bulutangkis Thailand (BAT) untuk menandai pementasan dua turnamen BWF World Tour Super 1000 dan BWF World Tour Finals yang direncanakan di Bangkok, Thailand pada bulan Januari 2021.

Acara ini dipimpin Wakil Presiden BWF dan Presiden Asosiasi Bulutangkis Thailand, KhunyingPatama Leeswadtrakul, dan dihadiri secara virtual oleh Presiden BWF Poul-Erik Høyer dan Sekretaris Jenderal BWF Thomas Lund.

Upacara tersebut juga dihadiri oleh Wakil Perdana Menteri dan Menteri Kesehatan Thailand, Anutin Charnvirakul, dan Menteri Pariwisata dan Olahraga, Phipat Ratchakitprakarn.

Ketiga Turnamen itu antara lain:

YONEX Thailand Open I (Super 1000) 12-17 Januari 2021
TOYOTA Thailand Open II (Super 1000) 19-24 Januari 2021
HSBC BWF World Tour Finals 2020 27-31 Januari 2021

PBSI Kirim Atlet ke Thailand

Tim Indonesia juga sudah memastikan diri untuk berlaga di turnamen Seri Asia yang dilangsungkan Januari 2021 di Thailand tersebut.

Berikut para pemain yang didaftarkan di dua Thailand Open tersebut dilansir dari badminton.ina, Kamis 10 Desember 2020.

Tunggal Putra: Jonatan Christie, Anthony Sinisuka Ginting, Shesar Hiren Rhustavito, Tommy Sugiarto, Yehezkiel Fritz Mainaky.

Tunggal Putri: Gregoria Mariska Tunjung, Ruselli Hartawan, Lyanny Alessandra Mainaky, Jesica Muljati, Yulia Yosephine Susanto.

Ganda Putra: Kevin Sanjaya Sukamuljo/Marcus Fernaldi Gideon, Mohammad Ahsan/Hendra Setiawan, Fajar Alfian/Muhammad Rian Ardianto, Leo Rolly Carnando/Daniel Marthin, Bagas Maulana/Muhammad Shohibul Fikri, Pramudya Kusumawardana/Yeremia Erich Yoche Yacob Rambitan.

Ganda Putri: Greysia Polii/Apriyani Rahayu, Siti Fadia Silva Ramadhanti/Ribka Sugiarto.

Ganda Campuran: Praveen Jordan/Melati Daeva Oktavianti, Hafiz Faizal/Gloria Emanuelle Widjaja, Adnan Maulana/Mychelle Crhystine Bandaso, Rinov Rivaldy/Pitha Haningtyas Mentari.