Kaleidoskop 2020: Cerita Penjual Sayur di Afrika hingga Pose Fahrani Menyusui

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Jakarta - Menjelang pertengahan tahun, seorang penjual sayur di Gabon, Afrika Tengah, yang mahir berbahasa Indonesia dan Jawa menjadi sorotan. Hal itu diketahui dari YouTuber, Maulana Rahman.

Perempuan tersebut akrab disapa Mama Aisyah. Di Gabon ia berjualan sayuran dan makanan. Selain mahir berbahasa Indonesia dan Jawa, ia juga bisa berhitung dengan bahasa Indonesia.

Selain perempuan mahir berbahasa Indonesia dan Jawa di Gabon. Dilansir dari Kemlu.go.id, Republik Gabon adalah sebuah negara berdaulat di pantai barat Afrika Tengah yang terletak di garis khatulistiwa dan berbatasan dengan Guinea Ekuatorial, Kamerun, Republik Kongo, dan Teluk Guinea.

Dengan luar wilayah sekitas 270.000 kilometer persegi, populasi Gabon diperkirakan mencapai 1,7 juta orang. Gabon menjadi negara termakmur dengan tingkat GDP tertinggi ketiga dikawasan sub-sahara setelah Equatorial Guinea dan Botswana.

Berbagai peristiwa yang terjadi pada Mei hingga Agustus tahun ini, Lifestyle-Liputan6.com merangkum empat peristiwa paling menarik dalam Kaleidoskop 2020. Berbeda dengan awal tahun, pada pertengahan tahun, tak ada berita menonjol tentang Covid-19 di kanal Lifestyle.

Mei: Penjual Sayur di Afrika Bisa Berbahasa Indonesia dan Jawa

Nun jauh di Afrika, jauh dari Indonesia, ternyata ada pedagang sayuran yang fasih berbahasa Indonesia dan Jawa. Benarkah? Hal itu diungkapkan oleh orang Indonesia yang kebetulan tinggal di Afrika Tengah, tepatnya di Gabon.

Pengalaman hidup di Gabon dibagikan oleh seorang YouTuber bernama Maulana Rahman. Pria yang akrab disapa Rahman ini tinggal di Gabon karena urusan pekerjaan.

Di sela-sela waktu luangnya, Rahman kerap membagikan pengalaman hidupnya di negeri orang. Lewat channel YouTube dan akun Instagram Nomadprostory, Rahman pernah merekam keseruan belanja di sebuah pasar tradisional di Gabon, Afrika.

Baca selengkapnya di sini.

Juni

Pagar rumah minimalis perpaduan kayu dan beton, Kembang Murni House di Jakarta karya RAW Architecture. (dok. Arsitag.com)
Pagar rumah minimalis perpaduan kayu dan beton, Kembang Murni House di Jakarta karya RAW Architecture. (dok. Arsitag.com)

8 Desain Pagar Minimalis yang Bikin Tampilan Rumah Makin Keren

Kenyamanan, keindahan, serta keamanan rumah sangat penting diperhatikan. Mementingkan faktor keamanan hunian turut berkontribusi menciptakan rumah yang nyaman. Upaya keamanan tentunya untuk mencegah kerugian materi maupun bahaya yang mengancam diri dan keluarga.

Memasang pagar di sekeliling rumah adalah upaya menciptakan keamanan yang lumrah dilakukan. Setidaknya, pagar dapat memperkecil peluang terjadinya pencurian. Selain itu, pagar juga bisa menjadi pembatas yang jelas antara lahan rumah milik Anda dan orang lain.

Biasanya, pagar terbuat dari besi dan kayu dengan tinggi minimal satu meter atau lebih. Semakin tinggi pagar, tentunya meningkatkan privasi di dalam rumah. Namun, hal itu berisiko membuat rumah tampak tertutup dan kurang bersahabat dengan lingkungan atau dengan kata lain memunculkan kesan "tidak welcoming".

Baca selengkapnya di sini.

Juli

Pemilik Restoran Bumbu Desa dan Wisata Kampung Sampireun Meninggal Dunia. (dok.Instagram @bumbudesa.yogya/https://www.instagram.com/p/BhQ507lDdIO/Henry)
Pemilik Restoran Bumbu Desa dan Wisata Kampung Sampireun Meninggal Dunia. (dok.Instagram @bumbudesa.yogya/https://www.instagram.com/p/BhQ507lDdIO/Henry)

Pemilik Restoran Bumbu Desa dan Wisata Kampung Sampireun Meninggal Dunia

Kabar duka datang dari dunia kuliner dan wisata Indonesia. Salah satu pelaku bisnis kuliner Indonesia, Arief S. Wirawangsadita, meninggal dunia pada Minggu, 26 Juli 2020. Berita itu tersebar di media sosial, salah satunya diumumkan akun Facebook resmi Kampung Sampireun.

"Inna lillahi wa inna ilaihi roji’un. Keluarga Besar Kampung Sampireun turut berduka atas kepergian almarhum Bapak Arief Wirawangsadita. Salah satu Owner Kampung Sampireun. Semoga Allah ampuni segala dosa-dosanya dan Allah kumpulkan dengan orang-orang yang shalih.." demikian petikan unggahan Kampung Samipreun pada Senin (27/7/2020).

Ucapan duka atas berpulangnya pebisnis di bidang wisata ini juga diunggah akun Facebook Badan Promosi Pariwisata Daerah Kabupaten Garut (BPPD Garut) pada Minggu, 26 Juli 2020.

Baca seengkapnya di sini.

Agustus

Fahrani Empel bersama putranya, Matahari Biru.(dok. Instagram @favelamunk/https://www.instagram.com/p/CEF_8oEn3ww/Brigitta Bellion)
Fahrani Empel bersama putranya, Matahari Biru.(dok. Instagram @favelamunk/https://www.instagram.com/p/CEF_8oEn3ww/Brigitta Bellion)

Pose Fahrani Menyusui Buah Hati dalam Pemotretan Majalah Kanada

Lama tak terdengar kabar, Fahrani Pawaka Empel ternyata kini sibuk dengan peran barunya sebagai ibu. Kedekatannya dengan sang buah hati bahkan menarik perhatian majalah ibu dan anak asal Kanada, Mother Muse.

Sejumlah potret diri model dan aktris tersebut bersama putranya, Matahari Biru menghiasi halaman editorial edisi ke-15 Mother Muse. Salah satunya menampilkan pose Fahrani menyusui sang anak yang lahir pada 2018 tersebut.

Pemeran Anjani dalam film Radit dan Jani itu mengenakan setelan blazer tanpa blus dalaman saat menyusui putranya yang duduk di pahanya. Wajah keduanya tampak santai dalam jepretan fotografer Jessica Sidenros.

Dalam unggahan lain, Fahrani kembali berpose menyusui buah hatinya saat mereka berbaring di gumuk pasir. Ia mengenakan kemeja lengan pendek yang dipadu celana kulot berwarna cokelat saat memeluk putranya yang asyik menyusui.

Baca selengkapnya di sini.

3 Kelompok Harus Dilindungi Saat Jaga Jarak Cegah Covid-19

Infografis 3 Kelompok Harus Dilindungi Saat Jaga Jarak Cegah Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis 3 Kelompok Harus Dilindungi Saat Jaga Jarak Cegah Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)

Saksikan Video Pilihan Berikut Ini: