Kaleidoskop Internasional 2021: Taliban Kembali Berkuasa hingga Teror Joker Jepang

·Bacaan 3 menit

Liputan6.com, Kabul - 2021 menjadi tahun kedua dari pandemi COVID-19, tetapi hal itu tidak menyetop berbagai konflik politik di berbagai negara. Satu kejadian yang membuat gempar dunia adalah kemenangan Taliban.

Taliban berhasil menembus kota Kabul pada 15 Agustus 2021. Kota-kota lain juga direbut dengan cepat.

Presiden Ashraf Ghani dan keluarga langsung kabur dengan pesawat. Masyarakat juga lari ke bandara untuk menyelamatkan diri, bahkan ada yang nekat bertengger di sisi pesawat hingga terjatuh.

Situasi di Afghanistan adalah satu dari tujuh peristiwa internasional yang masuk Kaleidoskop di Liputan6.com.

Kabar dunia lain yang menyita perhatian pembaca sepanjang tahun ini adalah teror Joker di Tokyo, tsunami COVID-19 di India, hingga pembatasan suara azan di Arab Saudi.

Berikut daftarnya:

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

1. Taliban Berkuasa

Pejuang Taliban menguasai Istana Kepresidenan Afghanistan di Kabul, Afghanistan, Minggu (15/8/2021). Taliban menduduki Istana Kepresidenan Afghanistan dengan puluhan anggota bersenjatanya. (AP Photo/Zabi Karimi)
Pejuang Taliban menguasai Istana Kepresidenan Afghanistan di Kabul, Afghanistan, Minggu (15/8/2021). Taliban menduduki Istana Kepresidenan Afghanistan dengan puluhan anggota bersenjatanya. (AP Photo/Zabi Karimi)

Pada 15 Agustus 2021, Taliban berhasil masuk ke ibu kota Kabul, Afghanistan. Tak ada yang bisa memberikan perlawanan kepada pasukan tersebut.

Amerika Serikat langsung buru-buru mengevakuasi stafnya di Kedutaan Besar AS. Popularitas Presiden AS Joe Biden langsung anjlok akibat kacaunya situasi ini.

Meski berhasil menguasai Afghanistan dengan mudah, Taliban ternyata masih kesulitan meraih pengakuan dunia.

Baca headline tentang Afghanistan...

2. Arab Saudi Batasi Volume Azan

Ilustrasi Ramadan di masjid. Photo by Artur Aldyrkhanov on Unsplash
Ilustrasi Ramadan di masjid. Photo by Artur Aldyrkhanov on Unsplash

Suara azan merupakan sebuah isu yang sensitif dan kontroversial di Indonesia.

Pada 2018, seorang perempuan bernama Meiliana harus berurusan dengan hukum akibat protes suara azan di dekat rumahnya. Alasannya: suara azan terlalu keras sehingga menganggu.

Akibatnya, Meiliana divonis 18 bulan penjara.

Ternyata, Kerajaan Arab Saudi justru membatasi suara azan. Alasannya: agar suara azan tidak terlalu keras sehingga menganggu.

Baca keputusan Arab Saudi...

3. Teror Joker di Tokyo

Pelaku teror di kereta Tokyo berdandan ala Joker. Dok: Twitter @takahashi9811
Pelaku teror di kereta Tokyo berdandan ala Joker. Dok: Twitter @takahashi9811

Pada 31 Oktober 2021, seorang pria tua ditusuk di dalam kereta Tokyo. Penusuknya adalah pria muda yang berdandan seperti tokoh badut Joker.

Saat itu malam Halloween, sehingga orang di sekitar sempat mengira ada prank. Kepanikan pun langsung melanda ketika para penumpang sadar bahwa senjata yang dipakai adalah asli.

Belum selesai sampai di situ, si Joker abal-abal itu juga berusaha membakar kereta.

Simak kronologisnya...

4. China Protes tentang Natuna

Presiden China Xi Jinping terlihat pada layar selama pertunjukan gala menjelang peringatan 100 tahun berdirinya Partai Komunis China di Beijing, China, 28 Juni 2021. Partai Komunis China akan merayakan HUT ke-100 pada 1 Juli 2021. (AP Photo/Ng Han Guan)
Presiden China Xi Jinping terlihat pada layar selama pertunjukan gala menjelang peringatan 100 tahun berdirinya Partai Komunis China di Beijing, China, 28 Juni 2021. Partai Komunis China akan merayakan HUT ke-100 pada 1 Juli 2021. (AP Photo/Ng Han Guan)

China ternyata diam-diam protes terhadap kegiatan Indonesia di Natuna Utara. Hal itu diungkap oleh anggota DPR Komisi I, Muhammad Farhan.

Protes China memancing kritikan dari para pengamat hubungan internasional, sebab China tak punya hak untuk protes.

Selama ini, China memang sibuk mengklaim wilayah Laut China Selatan secara sepihak, akibatnya Natuna jadi ikut terseret.

Baca kasusnya...

5. COP26: Retorika dan Realita

Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya.
Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya.

Pada November 2021, Presiden Joko Widodo tampil di COP26 Glasgow. Ini merupakan agenda internasional utama di Inggris pada tahun ini. Keluarga kerajaan juga tampil di acara resepsi.

Presiden Jokowi datang bersama Menteri Kehutanan dan Lingkungan Hidup, Siti Nurbaya Bakar. Hasilnya ternyata mengecewakan.

Siti Nurbaya Bakar dibanjiri kritikan di Twitter akibat menyebut tidak ingin pembangunan besar-besaran era Jokowi berhenti karena disebabkan deforestasi.

Alam bagaikan menjawab retorika Siti Nurbaya Bakar, sebab banjir besar tak kunjung surut selama sebulan di Sintang, Kalimantan Barat. Aktivis menyebut banjir itu disebabkan deforestasi.

Baca retorika Siti Nurbaya Bakar...

6. Tsunami COVID-19

Pasien bernapas dengan bantuan oksigen yang disediakan oleh Gurudwara (Kuil Sikh) di bawah tenda yang dipasang di sepanjang tepi jalan di Ghaziabad, India, Selasa (4/5/2021). Amukan tsunami COVID-19 di India memunculkan kelangkaan oksigen (Money SHARMA/AFP)
Pasien bernapas dengan bantuan oksigen yang disediakan oleh Gurudwara (Kuil Sikh) di bawah tenda yang dipasang di sepanjang tepi jalan di Ghaziabad, India, Selasa (4/5/2021). Amukan tsunami COVID-19 di India memunculkan kelangkaan oksigen (Money SHARMA/AFP)

Pertengahan 2021 adalah saat yang kelam di India. Kasus COVID-19 melonjak tinggi di negara tersebut, hingga disebut tsunami.

Lonjakan diduga terjadi karena longgarnya protokol kesehatan, seperti kampanye politik, hingga festival keagamaan yang memicu keramaian.

Rumah sakit kewalahan, keluarga pasien mengamuk, oksigen diburu, dan jenazah-jenazah ditemukan di pinggir sungai.

Baca lagi tentang tsunami COVID-19 di India...

7. Presidium G20 di Indonesia

Menlu Retno Marsudi menerima kedatangan Menlu Jeppe Kofod di Gedung Pancasila, Jakarta, Senin (22/11/2021). (Dok: Kemlu RI)
Menlu Retno Marsudi menerima kedatangan Menlu Jeppe Kofod di Gedung Pancasila, Jakarta, Senin (22/11/2021). (Dok: Kemlu RI)

Salah satu kabar baik dari Indonesia pada 2021 adalah Indonesia memegang Presidium G20. Rencananya, G20 akan digelar di Bali tahun depan.

G20 di Bali akan dipakai momentum untuk bangkit bersama dengan lebih kuat dan lebih baik dari pandemi COVID-19.

Baca perjalanan Indonesia menjadi Presidium G20...

Infografis 5 Tips Tidur Malam Berkualitas di Masa Pandemi COVID-19

Infografis 5 Tips Tidur Malam Berkualitas di Masa Pandemi Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Infografis 5 Tips Tidur Malam Berkualitas di Masa Pandemi Covid-19. (Liputan6.com/Abdillah)
Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel