Kaleidoskop 2020: Pensiunnya Khabib Dihantui Pesan yang Dibawa Mati

Yudhi Maulana
·Bacaan 4 menit

VIVA – Ajang tarung bebas UFC sukses membuat 'keributan' di tahun 2020. Bagaimana tidak, sang juara kelas ringan yang kerap membuat geger memutuskan pensiun.

Dia adalah Khabib Nurmagomedov, pria kelahiran Rusia yang punya rekor sempurna dengan 29 pertandingan tidak pernah kalah.

Pensiunnya Khabib diumumkan bertepatan setelah dia mengalahkan Justin Gaethje di UFC 254 pada 24 Oktober 2020 di Fight Island Abu Dhabi. Di duel ini, Khabib sebenarnya datang dengan hati yang tersayat.

Beberapa bulan sebelum menghadapi Gaethje, Khabib harus menerima kenyataan pahit ayahnya, Abdulmanap Nurmagomedov menghembuskan nafas terakhir di tengah pandemi COVID-19 yang melanda dunia. Saat itu Abdulmanap mengalami gejala pneumonia.

Setelah menata persiapan, Khabibpun datang di waktu pertandingan. Jiwanya seakan kembali, dia nampak ingin mempersembahkan kemenangan untuk sang ayah.

Harapannya menjadi kenyataan, duel panas tersebut memaksa Gaethje menyerah pada ronde kedua, kuncian yang menjadi andalan Khabib tidak sanggup dilepaskan Gaethje dan membuat dia mengirim tanda menyerah.

Tapi momen emosional terjadi setelah itu, The Eagle, begitu julukan Khabib langsung berderai air mata di tengah oktagon. Dia mengungkapkan pernyataan mengagetkan bahwa itu merupakan duel terakhir dalam karier profesionalnya.

Alasan utama Khabib pensiun diungkapkan, dia mengaku kepergian sang ayah, Abdulmanap Nurmagomedov pada Juli 2020 lalu jadi penyebabnya. Dia ogah melanjutkan karier tanpa didampingin ayah sekaligus pelatih pribadinya.

“Alhamdulillah. Pertama-tama, saya ingin mengucapkan Alhamdulillah. Tuhan sudah memberi saya segalanya. Terima kasih kepada orang-orang yang sudah membersamaiku dan ayahku selama lebih dari 20 tahun," kata Khabib usai duel.

"Saya tak mungkin ada di sini tampa ayah saya," kata Khabib dilansir The New York Times. Khabib bercerita kepada sang ibu, bahwa dia tak akan melanjutkan karier tanpa sang ayah yang menjadi pelatihnya.

"Saya berjanji padanya bahwa ini akan menjadi pertarungan terakhir saya. Saya harus mengikutinya," ucapnya.

Tapi Keputusan besar yang diambil Khabib itu terasa mengganjal. Sebab ada wasiat sang ayah yang sebenarnya harus diwujudkan, yaitu pertarungan ke-30. Apakah ini menjadi alasan bagi Khabib untuk membatalkan pensiun?

Bisa Batal Pensiun Karena Wasiat

Khabib Nurmagomedov sementara ini memang sedang menikmati masa pensiun. Belum ada tanda-tanda baginya kembali ke pertarungan di atas oktagon, usai menyatakan gantung sarung tangan ketika mengalahkan Justin Gaethje di Ultimate Fighting Championship 254, 24 Oktober 2020.

UFC dan mixed martial arts secara menyeluruh, pastinya begitu kehilangan figur petarung yang memiliki nilai tinggi di dalam dan luar oktagon.

Dampak langsung bagi UFC, bisa saja nilai komersialnya menurun karena Khabib merupakan salah satu petarung yang tangguh dalam aspek teknis. Persaingan di kelas ringan, yang paling keras dari divisi lainnya, berpotensi menurun seiring dengan pensiunnya Khabib.

Sebab, kini hanya ada sekitar empat petarung yang bisa meramaikan persaingan di kelas ringan. Sebut saja Conor McGregor, Dustin Poirier, Justin Gaethje, dan Tony Ferguson. Sisanya, seperti hiasan saja.

Tapi, Presiden UFC, Dana White, yakin persaingan akan menjadi semakin ketat karena percaya Khabib bakal kembali dari masa pensiun untuk bertarung.

Tak ada yang tahu soal rencana Khabib pensiun, termasuk pelatihnya. Saya juga terkejut. Saya cuma duduk, lalu terkejut. 'Oh Tuhan, pasti ini bercanda'. Tapi, saya akan bocorkan ini. Bersama Khabib, saya sudah bicara. Dia begitu emosional dalam pertarungan tersebut. Dan, saya yakin dia mau mencetak rekor 30-0," ujar White dilansir Bloody Elbow.

White menyatakan target 30 kemenangan tanpa pernah kalah, bisa jadi alasan kuat bagi Khabib kembali. Hanya butuh satu kemenangan lagi, The Eagles, menurut White bisa saja bangkit dari masa pensiunnya.

"Karena, 30-0 merupakan wasiat ayahnya. Saya rasa, dia mau menghormati wasiat ayahnya. Jadi, dia bisa saja kembali dari masa pensiun," terang White.

Sebenarnya wasiat Abdulmanap, Khabib tak cuma bisa cetak rekor 30-0. Tapi, dia mau sang anak melawan petarung idamannya, Georges St-Pierre.

UFC Terus Merayu, Operasi Istimewa Disiapkan

Ultimate Fighting Championship sudah menyusun rencana untuk memancing Khabib Nurmagomedov comeback ke atas oktagon.

Rencananya, Presiden UFC, Dana White, turun tangan demi mengajak Khabib berdiskusi dan bicara soal kemungkinan kembali bertarung di atas oktagon.

Sampai sekarang, UFC belum mencabut gelar kelas ringan Khabib, meski sudah menyatakan pensiun. Kebijakan itu diambil karena UFC masih yakin Khabib bakal kembali.

Kini, misi mengembalikan Khabib mulai dijalankan. White telah menyusun rencana untuk membawa Khabib bertarung lagi di atas oktagon.

"Kami akan jumpa di Abu Dhabi. Pasti saya lakukan. Dia belum bicara kepada saya. Tapi, sebaliknya saya lebih dulu bicara kepadanya," ujar White dilansir Low Kick MMA.

Sebelumnya Khabib memang mengakui bisa saja kembali bertarung di atas oktagon UFC. Setidaknya, The Eagles harus mendapatkan restu dari sang ibu.

Ditambah, kalau saja UFC memberikan gaji super besar kepadanya, hingga US$100 juta atau setara Rp1,4 triliun, bisa saja Khabib kembali berlaga.