Kalsel tunggu kepastian kuota dan ketentuan embarkasi haji

·Bacaan 1 menit

Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Selatan masih menunggu keputusan besaran kuota haji dan ketentuan tempat keberangkatan atau embarkasi haji tahun ini.

Kepala Bidang Penyelenggaraan Haji dan Umrah Kanwil Kemenag Provinsi Kalimantan Selatan Drs H Rusbandi di Banjarmasin, Sabtu, mengatakan belum ada keputusan kuota atau jatah jumlah calon jemaah haji Kalsel diberangkatkan tahun ini.

Termasuk juga, embarkasi atau tempat keberangkatan calon jamaah haji apakah tetap sama melalui Embarkasi Banjarmasin yang berangkat dari Bandara Internasional Syamsuddin Noor Banjarmasin ke Tanah Suci Mekkah dan Madinah, Arab Saudi.

"Kita menunggu kuota dan ketentuan lainnya termasuk embarkasi dari Kemenag RI," ujarnya.

Baca juga: Puan minta pemerintah persiapkan pelaksanaan ibadah Haji dengan baik

Baca juga: Kemenag Sulsel sosialisasikan biaya haji 2022

Meski dipastikan pada tahun ini Indonesia memberangkatkan jamaah haji, kata Rusbandi, namun ketentuan berapa per daerah masih belum ditentukan.

Kalau normalnya pada keberangkatan haji beberapa tahun lalu sebelum pandemi COVID-19 ini, kuota haji Kalsel sebanyak 3.818 orang calon haji dari 13 kabupaten/kota di provinsi ini.

"Jadi semua harus sabar, bagi calon jamaah yang disiapkan berangkat untuk terus menjaga kesehatan," tuturnya.

Sementara itu, Kepala Kanwil Kemenag Kalsel H M Tambrin menyatakan Kemenag Kalsel sudah sangat siap untuk menyelenggarakan pemberangkatan jemaah haji tahun 2022.

Tambrin sudah beberapa kali melakukan koordinasi dengan penyelenggara pemberangkatan haji di antaranya dengan pemerintah provinsi setempat, Angkasa Pura, Divisi Imigrasi, KKP, Kemenkumham dan penerbangan seperti GM Garuda, Angkasa Pura dan yang lainnya.

"Alhamdulillah, kita mendapat dukungan penuh dari Gubernur Kalsel dan pihak lain terkait penyelenggaraan pemberangkatan jemaah haji," ujarnya.*

Baca juga: Komisi VIII dorong Kemenag lobi Saudi agar dapat tambahan kuota haji

Baca juga: Biaya ibadah haji ditetapkan Rp39,8 juta per jamaah

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel