Kalteng juarai festival olahraga tradisional 2020 Portina

Jafar M Sidik
·Bacaan 1 menit

Provinsi Kalimantan Tengah menjuarai Festival Olahraga Tradisional Asli Daerah Indonesia 2020 yang diselenggarakan secara virtual oleh Persatuan Olahraga Tradisional Indonesia (Portina) dengan mengusung tema Dayung Hantu atau "Besei Kambe".

Dalam festival yang diikuti 17 provinsi itu, Pengprov Portina Kalimantan Tengah unggul dengan torehan 769 poin, mengalahkan Provinsi Papua dengan Kejar Gunung (Mokone Oro Habley Sabley) 726 poin, dan Jawa Tengah pada peringkat ketiga dengan Umpak Bambu 709 poin.

"Terima kasih atas penilaian objektifnya, yang terpenting bagi kami bukan juaranya tapi kebanggaan karena Dayung Hantu bisa terangkat ke tingkat nasional sehingga bisa lebih dikenal dalam ranah olahraga tradisional," kata Ketua Pengprov Portina Kalimantan Tengah Karuhei TN Asang saat dijumpai di Jakarta, Jumat.

Dalam kesempatan sama, Ketua Bidang Organisasi Portina Yahya Majid menuturkan latar belakang diadakannya festival olahraga tradisional secara virtual adalah untuk mengenalkan beragam olahraga khas daerah yang belum banyam diketahui masyarakat Indonesia, terutama kaum Milenial.

Baca juga: Portina targetkan lengkapi 34 pengprov dalam triwulan pertama 2021

"Dengan kegiatan itu, penonton yang tidak berada di lokasi pun tetap bisa menikmati semarak olahraga tradisional di tengah pandemi. Milenial pun bisa tertarik untuk mengetahui jenis olahraga yang ditampilkan," pungkas Yahya.

"Terima kasih pada Kalteng walaupun baru (dilantik) tapi bisa berpartisipasi dalam kegiatan yang kami laksanakan," kata dia.

Dalam kerangka kerjanya, Portina berencana menambah empat olahraga tradisional ke dalam daftar olahraga tradisional yang telah diklasifikasi sebanyak 11 jenis.

Penambahan tersebut dilakukan tidak sembarangan, kata Yahya, karena dilakukan berdasarkan kajian akademis.

"Sebelum ada Portina sudah ada 11 olahraga tradisional yang telah dicatatkan sejak 2006, kami sudah buat modul dengan menambahkan empat olahraga baru yaitu pencak silat tradisional, sepak raga, panahan tradisional, dan ketapel," pungkas Yahya.

Baca juga: Babel tuan rumah Festival Olahraga Tradisional Nasional