Kalteng pacu pemulihan ekonomi melalui program ketenagakerjaan

·Bacaan 2 menit

Gubernur Kalimantan Tengah (Kalteng) Sugianto Sabran menyatakan salah satu upaya Pemerintah Provinsi dalam memacu pemulihan ekonomi daerah, yakni melalui berbagai program ketenagakerjaan.

Menurut gubernur di Palangka Raya, Jumat, hal itu di antaranya melalui peningkatan lapangan usaha yang produktif, yang diarahkan pada kompetensi kemandirian, peningkatan produktivitas, serta penjaminan kesejahteraan.

"Kami terus berupaya mendorong program ketenagakerjaan secara menyeluruh, terlebih dalam masa pandemi COVID-19 yang belum berakhir," katanya.

Menurut Sugianto, ketenagakerjaan berkaitan dengan hajat hidup masyarakat, maka Pemprov memberi dukungan penuh terhadap program ketenagakerjaan yang pada akhirnya mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

"Kami juga mendorong tiap-tiap pemerintah daerah di Kalteng meningkatkan dan mendorong perekonomian melalui program ketenagakerjaan," ujarnya.


Baca juga: Gubernur Kalteng: Shrimp estate upaya strategis pulihkan ekonomi

Salah satunya yang berkaitan ketenagakerjaan yang penting dilaksanakan adalah peningkatan kemampuan dan daya saing masyarakat.

Semakin baik kompetensi dan kemampuan yang dimiliki masyarakat, maka akan semakin siap pula mereka bersaing dalam dunia kerja sehingga tidak tersisih.

Terlebih dengan perkembangan informasi teknologi yang kian pesat di era globalisasi saat ini, masyarakat harus selalu bergerak dan terus meningkatkan kemampuan. Di sinilah pemerintah juga terus berperan melakukan berbagai pendampingan mendorong peningkatan kualitas yang dimiliki.

"Pemprov berupaya maksimal agar kesejahteraan masyarakat serta perekonomian Kalteng bisa terus ditingkatkan," tuturnya.


Baca juga: Sektor kehutanan diharapkan bantu pemulihan ekonomi di Kalteng

Diketahui ekonomi Kalteng pada 2021 tumbuh sebesar 3,40 persen. Hal ini didorong oleh perbaikan harga komoditas dan peningkatan aktivitas ekonomi regional, nasional, dan global, sejalan dengan meningkatnya mobilitas pasca berhasilnya pengendalian penyebaran COVID-19 dan pencapaian vaksinasi yang tinggi.

Kemudian capaian makro pembangunan Kalteng lainnya, yakni tingkat kemiskinan 5,16 persen dan lebih rendah (lebih baik) dari capaian basional 10,14 persen, dan Indeks Pembangunan Manusia (IPM) tahun 2021 sebesar 71,25.

Selanjutnya Gini Ratio 0,323 lebih rendah (lebih baik) dari capaian nasional sebesar 0,384 dan tingkat pengangguran terbuka 4,53 persen lebih rendah dibanding angka nasional 6,49 persen.

Baca juga: Penerbangan Palangka Raya-Pontianak diharapkan bantu pemulihan ekonomi
Baca juga: Gubernur Kalteng: Food estate wujudkan kedaulatan pangan nasional
Baca juga: IKN jadi momentum penting bagi pembangunan Kalteng

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel