Kaltim andalkan serangan balik hadapi tuan rumah di semifinal

·Bacaan 1 menit

Pelatih tim sepak bola Kalimantan Timur Rahmad Hidayat akan menerapkan strategi bertahan dengan mengandalkan serangan balik saat menghadapi tuan rumah Papua pada laga semifinal PON XX di Stadion Mandala, Jayapura, Selasa (12/10).

Belajar dari kekalahan telak 1-5 menghadapi kesebelasan Jawa Timur di babak enam besar, Rahmad mengingatkan anak didiknya untuk bermain lebih sabar dan fokus dalam mengawal pergerakan pemain lawan.

"Lawan Jatim kita banyak kecolongan melalui umpan terobosan dan tentunya ini menjadi catatan yang kita benahi dalam persiapan menghadapi tuan rumah Papua," kata pria yang akrab disapa Rambo itu di Jayapura, Senin.

Baca juga: Jatim cukur Kaltim 5-1 dalam sepak bola putra PON Papua

Rambo mengakui kualitas pemain tuan rumah hampir mirip dengan tim Jawa Timur. Bahkan, beberapa pemain Papua memiliki kualitas individu istimewa yang sudah dibuktikan selama berlaga di arena PON.

Namun demikian, Rambo menekankan kepada pemainnya untuk tampil percaya diri, lebih solid dalam menjalankan taktik dan strategi.

"Kami akan berjuang semaksimal mungkin, minimal bisa memberikan perlawanan kepada tim tuan rumah," imbuh Rambo.

Baca juga: Dikalahkan Jatim, pelatih Kaltim akui lini belakang kurang komunikasi

Ia merasa bersyukur bisa menurunkan formasi pemain lebih lengkap, karena sejumlah pemain yang cedera dan absen saat melawan Jatim sudah pulih dan bisa dimainkan di semifinal besok.

"Kita sudah upayakan agar pemain-pemain yang cedera, seperti Rizki, Putra dan Ramli bisa pulih dan dimainkan besok," tambahnya lagi.

Begitu juga dengan kondisi sang kapten Habibi sebagai pengatur lini pertahanan sudah mulai pulih dari cedera paha yang dialaminya.

"Kami tetap optimistis karena tidak ada yang tidak mungkin dalam sepak bola. Poin pentingnya harus berusaha semaksimal mungkin untuk meraih hasil terbaik," tegas Rambo.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel