Kaltim inginkan lapangan latihan hoki selepas petik emas

·Bacaan 1 menit

Tim cabang hoki kontingen Kalimantan Timur mengharapkan fasilitas latihan berupa lapangan hoki sebagaimana terdapat pada arena pertandingan Pekan Olahraga Nasional (PON) XX Papua setelah mereka memetik medali emas pada pertandingan final hoki lapangan, Selasa.

Tim putri Kaltim menang 2-0 dari tembakan penalti atas tim tuan rumah Papua pada laga final yang berlangsung di Stadion Hockey Outdoor, Doyo Baru, Kabupaten Jayapura.

Tim putri Kaltim mencetak dua gol penalti dari Nur Anisa sebagai penembak kedua dan Adriana Asia sebagai penembak kelima setelah pertandingan empat kuarter mengalami kebuntuan.

"Harapan kami, ada fasilitas olahraga seperti ini (Papua). Pembangunan Ibu Kota Negara sekaligus menjadi momentum pembangunan fasilitas olahraga terutama hoki," kata Manajer Tim Hoki Kaltim Syamsu Nur setelah tim Kaltim merah satu medali emas pada laga putri dan satu medali perak pada laga putra.

Tim putra Kaltim, pada laga final, kalah 1-2 dari tuan rumah Papua yang juga digelar di Stadion Hockey Outdoor, Doyo Baru.

"Bakat-bakat atlet Kaltim sudah dapat disaksikan dalam final PON Papua ini. Kami tentu berharap atlet-atlet kami menjadi atlet-atlet pemusatan latihan nasional tim Indonesia," katanya.

Syamsu mengatakan anak-anak asuhnya berlatih hoki di lapangan rumput di Samarinda dan belum merasakan latihan di lapangan sintetis seperti di Doyo Baru Jayapura.

"Kami semula merencanakan uji coba di Jakarta atau Surabaya. Tapi, rencana itu kami batalkan karena ada COVID-19," katanya.

Tim Kaltim, lanjut Syamsu, menargetkan perolehan dua medali emas pada cabang hoki PON Papua.

"Kami dari cabang hoki tentu bangga bisa menyumbang medali bagi kontingen Kaltim. Hoki akan semakin dikenal juga di Papua ini, karena mungkin sebagian orang baru pertama kali menyaksikan pertandingan hoki," katanya.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel