Kaltim tambah dua emas di cabang kempo PON Papua

·Bacaan 1 menit

Kontingen Provinsi Kalimantan Timur menambah perolehan dua medali emas PON XX Papua dari cabang olahraga kempo yang dipertandingkan di GOR STT DIGI, Kabupaten Sentani, Minggu.

Medali emas tercipta melalui nomor beregu putri dan Embu berpasangan I DAN putri. Di nomor ini, Kaltim menutunkan Ekayanti Murtafiah, Marlina Sari, Eka Nurul Huda dan Faimah Zohra

Medali perak oleh Vina Yustina, Anastasia Amades, Gina Utari dan Nandika Larasati (Jabar) dan perunggu oleh Alya Salsabila, Lutfiyah Adnan Putri, Larasati Sandra Dewi dan Renasti Pratiwi ( DKI).

Sedangkan medali emas pada nomor Embu berpasangan I DAN putri diraih atlet Kaltim atas nama Nur Indah Ekayanti dan Yulia Sari.

Medali perak oleh Fitri Chintya Debi dan Ingki D Pinis ( NTT) dan perunggu oleh Riska Meidita dan Agung Ayu Istri Dharmamega Kelaka dari Bali.

Tambahan dua emas itu menambah koleksi perbendaraan emas Kempo Kaltim menjadi tiga. Satu medali emas sebelumnya diraih oleh Muhammad Carsar Ramadhan dan Roro Ajeng Kurti Darmawestri pada nomor embu berpasangan campuran kyu khensi Sabtu (9/10).

"Kami sangat bersyukur karena target medali emas terlampaui, semula kami hanya menargetkan satu namun justru di luar dugaan bisa mendapatkan tiga emas," kata Ketua Persaudaraan Shorinji Kempo Indonesia ( Perkemi) Provinsi Kaltim Iskandar usai pertandingan.

Dia berharap sukses tiga emas ini bisa memotivasi atlet yang belum bertanding untuk tampil lebih semangat dalam merebut gelar juara.

"Kami turun di sembilan nomor dan 17 nomor yang dipertandingkan pada PON XX Papua. Masih ada beberapa nomor yang belum dipertandingkan dan kami berharap mereka lebih samangat untuk menambah koleksi medali," kata Iskandar.


Baca juga: Tekad kuat Ari Pramanto kenshi Sumbar raih emas pertama di PON XX
Baca juga: Kempo Sumbar andalkan randori putra-embu bawa pulang emas PON XX
Baca juga: Jabar raih emas kempo kategori embu berpasangan campuran Yudhansa

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel