Kamboja Laporkan 1.500 Kasus Virus Chikv Seperti Demam Berdarah

Phnom Penh (ANTARA/Xinhua-0ANA) - Kamboja melaporkan 1.500 kasus strain baru demam berdarah dalam 12 bulan terakhir, kata seorang pejabat senior kesehatan Kamboja pada Rabu, namun tidak ada kasus kematian dilaporkan terkait dengan virus tersebut.

Chikungunya, atau CHIKV, adalah virus yang pertama kali didiagnosis di Kamboja pada 1961 dan kemudian menghilang dari negara itu selama 50 tahun.

Pada Mei tahun lalu, penyakit itu kembali muncul dan sampai saat ini telah merobohkan 1.500 orang, kata Dr Meng Char Chuor, direktur Pusat Nasional Parasitologi, Entomologi dan Pengendalian Malaria, kepada Xinhua.

Sejak kemunculannya kembali Mei lalu, virus tersebut menyebar dari provinsi-provinsi Thailand yang berbatasan dengan perbatasan Vietnam, termasuk kota-kota Battambang, Siem Reap, Preah Vihear, Kampong Speu, Kandal dan Takeo.

"Preah Vihear memiliki tingkat infeksi tertinggi, sampai dengan 1.041 kasus," katanya.

"Virus CHIKV memiliki gejala yang sama dengan demam berdarah yang fatal, tetapi tidak separah demam berdarah dan tidak menyebabkan kematian," katanya.

Dia menambahkan bahwa penyakit itu disebabkan oleh nyamuk harimau dan sering meledak di musim hujan.

Penyakit ini menyebabkan rasa sakit pada tulang dan otot selama beberapa bulan.

Namun, pengobatan gejala tersebut relatif mudah dibandingkan dengan demam berdarah, dengan menerapkan obat-obat pembunuh rasa sakit, obat-obatan penyembuh sakit panas dan parasetamol.(rr)


Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.