Kamis, Pendaftaran Anggota KPU Dibuka

REPUBLIKA.CO.ID, JAKARTA -- Tim seleksi (Timsel) anggota Komisi Pemilihan Umum (KPU) dan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) mulai bekerja setelah mengadakan pertemuan pertama di kantor Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri), Senin (12/12). Pekerjaan pertama adalah membuka pendaftaran calon anggota KPU dan Bawaslu pada Kamis (15/12). "Masyarakat yang merasa tergerak dan memenuhi syarat yang ditetapkan bisa mendaftarkan diri," kata Juru Bicara Kemendagri Reydonnyzar Moenek, Selasa (13/12).

Ia mengatakan pendaftaran calon anggota KPU dan Bawaslu bisa diikuti semua warga, tidak ada perkecualian. Nantinya, tahapan rekrutmen dibagi tiga, pertama adalah administrasi, akademik, dan psikologis. Tes kedua adalah wawancara, dan terakhir uji kepatutan dan kelayakan.

Timsel, memilih 14 calon anggota KPU dan 10 calon anggota Bawaslu sebelum April 2012 untuk diajukan kepada DPR. Hal itu untuk memenuhi perintah undang-undang yang menyatakan penyelenggara pemilu wajib terbentuk minimal dua tahun sebelum pemilu berlangsung pada 2014. "Jadi, masa tugas mereka berlangsung sampai akhir Maret 2012," katanya.

Mereka yang terpilih sebagai Timsel adalah Menteri Dalam Negeri Gamawan Fauzi, Menteri Hukum dan HAM Amir Syamsuddin, Dirjen Kesbangpol Kemendagri Tanribali Lamo, Direktur Pascasarjana Universitas Islam Negeri Syarif Hidayatullah Azyumardi Azra, pakar hukum tata negara Saldi Isra, Rektor Universitas Paramadina Anies Baswedan, guru besar Fisipol Universitas Gadjah Mada Pratikno, mantan anggota KPU dan Bawaslu Ramlan Surbakti, mantan anggota KPU Valina Singka Subekti, pengamat politik Lembaga Ilmu Pengetahuan Indonesia Siti Zuhro, dan sosiolog Universitas Indonesia Imam Prasodjo.

Gamawan Fauzi ditetapkan sebagai ketua Timsel, Amir Syamduddin wakil Timsel, dan Tanribali Lamo sebagai sekretaris Timsel.

Memuat...
PEDOMAN KOMENTAR

Ayo berpartisipasi membangun budaya berkomentar yang baik. Bila menemukan komentar bermuatan menghina atau spam, berikan jempol bawah, tanda Anda tak menyukai muatan komentar itu. Komentar yang baik, berikan jempol atas.


Kolom komentar tersedia untuk diskusi, berbagi ide dan pengetahuan. Hargai pembaca lain dengan berbahasa yang baik dalam berekspresi. Setialah pada topik. Jangan menyerang atau menebar kebencian terhadap suku, agama, ras, atau golongan tertentu.


Pikirlah baik-baik sebelum mengirim komentar.