Kampanye Bloomberg bayar akun-akun media sosial untuk meme

(Reuters) - Tim kampanye calon presiden Partai Demokrat Michael Bloomberg membayar akun-akun Instagram populer untuk memposting konten tentang miliarder itu sebagai bagian dari ofensif media sosial menjelang pemilu 2020.

Tim kampanye yang sudah besar-besaran melancarkan kampanye digital untuk mencoba dan mengalahkan Presiden Donald Trump dari Partai Republik pada November, telah bekerja dengan sebuah perkumpulan bernama Meme 2020 untuk membuat konten bersponsor yang diluncurkan di beberapa akun pekan ini.

Dalam beberapa pekan terakhir, kampanye Bloomberg juga memposting undangan di markeplace influencer Tribe, dengan menawari para pendukung Bloomberg bayaran tetap 150 dolar AS untuk menyediakan video atau gambar bagi kampanyenya.

Meme Instagram baru yang mengolok diri sendiri menunjukkan pesan palsu antara Bloomberg dan akun-akun meme itu, mengolok-olok cara dia membayar influencer sosial untuk mengambil hati pemilih muda.

Sebuah posting dari @fuckjerry, akun dengan hampir 15 juta follower, menunjukkan perbincangan di mana Bloomberg ditampilkan bertanya, "Bisakah Anda mem-posting meme yang membuat semua orang tahu saya calon yang keren?"

Posting-posting Instagram itu termasuk disclaimer, tetapi sifat satirnya membuat beberapa pengguna Twitter bertanya-tanya apakah kemitraan itu benar ada. Beberapa pihak menggunakan disclaimer itu: "Dan ya ini benar-benar disponsori oleh @mikebloomberg."

Reaksi dalam komentar-komentar pada posting itu beragam, di mana beberapa pengguna menganggap strategi itu lucu dan yang lain mengkritik kelebihan kekayaan Bloomberg dibandingkan calon-calon lainnya. Beberapa orang mengecam mantan walikota New York itu menyangkut sebuah rekaman pada 2015 saat dia membahas kejahatan dan minoritas yang muncul pekan ini.

"Mike Bloomberg 2020 telah bekerja sama dengan para kreator sosial untuk berkolaborasi dengan kampanyenya, termasuk dunia meme," kata juru bicara kampanye Bloomberg, Sabrina Singh dalam satu pernyataan. "Meskipun strategi meme mungkin baru dalam politik presidensial, kami bertaruh itu akan menjadi komponen efektif untuk menjangkau orang-orang di mana mereka berada dan bersaing dengan operasi digital yang kuat dari Presiden Trump."

"Kami belum pernah melakukan kampanye politik sebelumnya," kata Reid Hailey, kepala eksekutif Doing Things Media, yang menjalankan 12 akun meme yang terlibat dalam kampanye, termasuk @NeatDad dan @GamersDoingThings. Dia mengatakan hal itu adalah keputusan kreatif, bukan sebagai dukungan kepada Bloomberg.

Kampanye Bloomberg sudah menghabiskan lebih dari 70 juta dolar untuk iklan Facebook dan Google tahun lalu, jauh melebihi para pesaingnya di Demokrat dan Trump, menurut perusahaan digital Demokrat, Bully Pulpit Interactive.

Lengan digital kampanyenya adalah Hawkfish LLC, yang didirikan Bloomberg sebagai penyeimbang operasi digital Presiden dari Partai Republik itu. Lengan kampanye ini akan didanai sampai November terlepas dari apakah Bloomberg memenangkan pencalonan.


(Laporan Elizabeth Culliford; Disunting oleh Leslie Adler)