Kampung kue di Rungkut Surabaya bakal ditata ulang

·Bacaan 2 menit

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi berencana menata ulang Kampung Kue di Rungkut Lor Gang II, Kelurahan Kali Rungkut, Kecamatan Rungkut, Kota Surabaya, Jatim, menjadi Kampung Wisata Kue.

"Nanti akan saya datangkan tim kurasi dan dibuatkan booth sing apik (yang bagus). Tapi nanti tidak mengubah harganya, sehingga kue yang diproduksi tetap bisa dijadikan tempat kulakan," kata Wali Kota Eri saat berkunjung ke Kampung Kue, Jumat.

Menurut dia, penataan ulang di Kampung Kue meliputi mulai dari packaging kue, promosi, pemberian booth untuk masing-masing produk kue hingga menata kampung tersebut.

Selain itu, lanjut dia, Pemkot Surabaya nantinya juga akan menggandeng perguruan tinggi dalam pengerjaannya, mulai dari promosi melalui sosial media (sosmed) ataupun digital, edukasi soal rasa dan kemasan kue dan lain sebagainya.

"Inginnya Januari 2022 biar nanti wisatawan kalau berkunjung ke Surabaya, akan terasa kurang jika tidak berkunjung ke Wisata Kampung Kue. Apalagi nanti ada juga wisata pesisir di Romokalisari, Sontoh Laut dan Romansa Tunjungan," ujarnya.

Baca juga: "Megengan Kubro" di Surabaya sajikan 21 ribu apem sambut ramadhan

Baca juga: Pakai gas bumi, pengusaha kue di Surabaya bisa berhemat sekaligus jaga kualitas

Keinginan Wali Kota Eri ternyata disambut baik oleh warga Rungkut Lor Gang II, salah satunya Elfa Susanti. Elfa mengaku senang jika nantinya kampung kue dijadikan kawasan wisata karena sebelumnya warga Rungkut Lor Gang II telah lama mengimpikan kalau kampung tersebut bisa dijadikan tempat jujukan wisata kuliner dan ikon di Kota Pahlawan.

"Pastinya akan ada kebanggaan tersendiri kalau nantinya kampung kue bisa dijadikan wisata. Terlebih ketika ada tamu dari Wali Kota, kemudian diajak berkunjung ke sini (kampung kue), memang cita-citanya dari dulu sejalan dengan Pak Wali Kota," kata Elfa.

Baca juga: Dua sentra wisata kuliner Surabaya terapkan sistem kasir tunggal

Baca juga: Festival Kuliner Tunjungan semarakkan HUT Ke-722 Surabaya

Pemilik brand UMKM Dieva Cake itu menyampaikan, harapannya di awal tahun 2022 nanti Pemkot Surabaya bisa menambah sarana dan prasarana penunjang hingga membuat suasana kampung kue menjadi lebih baik lagi.

"Harapannya nanti wisatawan bisa berkunjung kapan saja, bisa pagi, siang bahkan malam. Kemudian ada display produk dan lain sebagainya nanti bisa dipajang gitu," kata Elfa.

Diketahui, saat ini jumlah UMKM di kampung kue kurang lebih ada 63 UMKM kue. Puluhan UMKM itu juga sudah terdata di Kelurahan Kali Rungkut dan sudah terdaftar secara digital di website kampung kue.

"Saya berterima kasih kepada Pak Wali Kota, Insya Allah tahun depan bisa segera terwujud menjadi kampung wisata kue," katanya.

Baca juga: Oleh-oleh bisa jadi andalan menarik wisatawan

Baca juga: Omset pedagang sentra wisata kuliner di Surabaya merangkak naik

Baca juga: Wali Kota Surabaya promosikan sentra wisata kuliner ke pengusaha muda

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel