Kampung Kue Rungkut Akan Ditata untuk Jadi Lokasi Wisata Andalan Surabaya

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Surabaya - Kampung Kue di Rungkut Lor Gang II Surabaya, bakal ditata ulang tahun depan agar lebih bagus dan nyaman.

Wali Kota Surabaya Eri Cahyadi menyatakan, penataan ulang di Kampung Kue meliputi mulai dari packaging kue, promosi, pemberian booth untuk masing-masing produk kue hingga menata kampung tersebut.

"Nanti akan saya datangkan tim kurasi dan dibuatkan booth sing apik. Tapi tidak mengubah harganya, sehingga kue yang diproduksi tetap bisa dijadikan tempat kulakan," katanya, dikutip dari Antara, Sabtu (26/12/2021) .

Selain itu, Pemkot Surabaya nantinya juga akan menggandeng perguruan tinggi dalam pengerjaannya, mulai dari promosi melalui sosial media (sosmed) ataupun digital, edukasi soal rasa dan kemasan kue dan lain sebagainya.

"Inginnya Januari 2022 biar nanti wisatawan kalau berkunjung ke Surabaya, akan terasa kurang jika tidak berkunjung ke Wisata Kampung Kue. Apalagi nanti ada juga wisata pesisir di Romokalisari, Sontoh Laut dan Romansa Tunjungan," ujarnya.

Warga Rungkut Lor Gang II menyambut baik rencana tersebut. Elfa Susanti mengaku senang jika nantinya kampung kue dijadikan kawasan wisata karena sebelumnya warga lama mengimpikan kalau kampung tersebut jadi jujukan wisata kuliner dan ikon di Kota Pahlawan.

"Pastinya akan ada kebanggaan tersendiri kalau nantinya kampung kue bisa dijadikan wisata. Terlebih ketika ada tamu dari wali kota, kemudian diajak berkunjung ke sini (kampung kue), memang cita-citanya dari dulu sejalan dengan Pak wali kota," kata Elfa.

* Untuk mengetahui kebenaran informasi yang beredar, silakan WhatsApp ke nomor 0811 9787 670 hanya dengan ketik kata kunci yang diinginkan.

Tambah Sarana dan Prasarana

Pemilik brand UMKM Dieva Cake itu menyampaikan, harapannya di awal tahun 2022 nanti Pemkot Surabaya bisa menambah sarana dan prasarana penunjang hingga membuat suasana kampung kue menjadi lebih baik lagi.

"Harapannya nanti wisatawan bisa berkunjung kapan saja, bisa pagi, siang bahkan malam. Kemudian ada display produk dan lain sebagainya nanti bisa dipajang gitu," kata Elfa.

Diketahui, saat ini jumlah UMKM di kampung kue kurang lebih ada 63 UMKM kue. Puluhan UMKM itu juga sudah terdata di Kelurahan Kali Rungkut dan sudah terdaftar secara digital di website kampung kue.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel