Kampung Siaga Bencana bentuk investasi sosial

Kementerian Sosial (Kemensos) mencanangkan Kampung Siaga Bencana (KSB), seperti dalam arahan Menteri Sosial RI Tri Rismaharini bahwa hal ini merupakan salah satu bentuk investasi sosial.

Kali ini, KSB Lembah Seulawah di Lapangan SMK PP Saree, Kota Jantho Kabupaten Aceh Besar, Aceh, dikukuhkan oleh Kemensos.

"Dengan adanya KSB diharapkan masyarakat mampu melakukan penanganan bencana secara cepat dan mandiri untuk mencegah dan mengurangi dampak yang lebih luas, khususnya bagi masyarakat Lembah Seulawah," ujar Pelaksana tugas Direktur Perlindungan Sosial Bencana Alam Iyan Kusmadiana dalam keterangan di Jakarta, Jumat.

Baca juga: Kemensos dirikan 854 Kampung Siaga Bencana dan 208 lumbung sosial

Pada kesempatan tersebut Kementerian Sosial juga memberikan bantuan sebesar Rp138.118.950 yang digunakan untuk penguatan lumbung sosial KSB Lembah Seulawah.

"Bantuan ini diberikan Kementerian Sosial untuk lumbung sosial KSB. Jadi saat terjadi bencana atau kedaruratan, bapak ibu sekalian dapat memanfaatkan logistik yang ada di KSB Lembah Seulawah, tanpa harus menunggu bantuan dari Pusat tiba," ujar Iyan.

Hal ini, dikatakannya, merupakan upaya kita dalam percepatan penanganan bencana sebagai salah satu kunci untuk mengurangi dampak bencana.

Baca juga: Anggota DPR apresiasi program Kampung Siaga Bencana

Sementara itu, Bupati Aceh Besar Mawardi Ali yang mendukung kegiatan ini sejak awal, turut hadir pada kesempatan tersebut untuk mengapresiasi pembentukan KSB di Kecamatan Lembah Seulawah.

"Jadi, pembentukan KSB oleh Kementerian Sosial merupakan langkah yang tepat untuk Pemerintah Kabupaten Aceh Besar dalam penanggulangan bencana, mengingat Aceh Besar merupakan salah satu daerah yang rawan terhadap bencana," katanya.

Mawardi berharap kepada relawan KSB yang telah dikukuhkan dapat memberikan ilmu yang diperoleh kepada masyarakat lainnya dan dapat menjadi percontohan bagi kecamatan lain dalam wilayah Kabupaten Aceh Besar.

"Hal ini harus dapat diikuti oleh setiap kecamatan di wilayah Kabupaten Aceh Besar meskipun tanpa bantuan dana dari Pemerintah. Karena program ini sejatinya berbasis masyarakat, dari kita dan untuk kita bersama," kata dia.

Hadir pula dalam kesempatan itu, unsur Forkopimda Aceh Besar, Kepala Dinas Sosial Aceh, para kepala OPD dalam wilayah Kabupaten Aceh Besar, Camat dan unsur Muspika Kecamatan Lembah Seulawah, dan Pilar-Pilar Sosial.

Baca juga: Pemkot Jakut memiliki 18 Kampung Siaga Bencana

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel