Kampung Tangguh Covid-19 di Malut Semakin Bertambah

Dian Lestari Ningsih, dian lestari ningsih
·Bacaan 1 menit

VIVA – Kepolisian Daerah (Polda) Maluku Utara (Malut) Irjen Pol Risyapudin Nursin menyebut, kampung tangguh terbentuk di berbagai wilayah Malut untuk menekan peredaran virus COVID-19 di daerah ini terus mengalami penambahan kasus.

"Memang benar, Kampung Tangguh yang ada di Malut mengalami penambahan 29 Kampung Tangguh yang tersebar di wilayah Malut dan jumlah tersebut akan terus bertambah sesuai dengan target yaitu sebanyak jumlah Babinkamtibmas yaitu 368 yang tersebar di wilayah Malut," kata Kabid Humas Polda Malut, Kombes Pol Adip Rodjikan di Ternate, Jumat.

Menurut dia, sejak lomba Kampung Tangguh diluncurkan pada (15/01) lalu, jumlah Kampung Tangguh yang mengikuti lomba mengalami penambahan yang signifikan, dari sebelum nya berjumlah 23 kampung tangguh, kini menjadi 52 kampung tangguh yang ada di wilayah Malu.

Dia juga menyampaikan dengan bertambahnya jumlah Kampung Tangguh yang mengikuti lomba kampung sejenis ini, maka semakin baik dalam menekan Penyebaran COVID-19 serta Percepatan Pemulihan Ekonomi di wilayah Malut, khususnya di daerahnya masing-masing.

Adapun jumlah Kampung Tangguh sampai saat ini yaitu Polres Ternate 11 Kampung Tangguh, Polres Tidore 3 Kampung Tangguh, Polres Halbar 1 Kampung Tangguh, Polres Halut 6 Kampung Tangguh, Polres Haltim 7 Kampung Tangguh, Polres Halteng 5 Kampung Tangguh, Polres Halsel 15 Kampung Tangguh, Polres Morotai 2 Kampung Tangguh, dan Polres Sula 2 Kampung Tangguh.

Olehnya itu, kata Adip, untuk setiap Kampung Tangguh yang terbentuk diharapkan mampu menerapkan Protokol Kesehatan guna menekan penyebaran COVID-19, serta mampu memberdayakan desanya dalam Ketahanan Pangan, ketahanan pendidikan, Ketahanan Keamanan dan lain sebagainya.