Kamrussamad Bela Ibas, Sebut Warning Buat Pimpinan Saat Ini

·Bacaan 2 menit

VIVA – Anggota DPR RI Fraksi Partai Gerindra, Kamrussamad, menilai kondisi Indonesia saat ini memang dalam keadaan yang sulit. Besarnya tantangan yang dihadapi Indonesia saat ini telah Merubah arah Kebijakan Pembangunan nasional akibat Krisis yang ditimbulkan dari COVID-19.

Kamrussamad juga turut memberikan respons terhadap kritik yang disampaikan oleh Ketua Fraksi Partai Demokrat di DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas beberapa waktu lalu. Menurut Kamrussamad, yang disampaikan Ibas dapat dijadikan sebagai peringatan kepada pemimpin saat ini.

"Pendapat dari Mas Ibas selaku Pimpinan Fraksi Partai Demokrat adalah warning Pemimpin saat ini dan sekaligus Calon Pemimpin Indonesia kedepan. Sehingga Memiliki kesiapan Leadership dalam Menjalankan tugas Negara yg dipercayakan Rakyat indonesia," kata Kamrussamad, Jumat 9 Juli 2021.

Bagaimanapun juga, jika Pemerintah tidak memiliki kesiapan dan kekuatan untuk menangani Pandemi ini, bukan tidak mungkin negara bisa gagal. Negara gagal atau Failed Nation bisa terjadi apabila suatu Pemerintahan Berdaulat kehilangan kontrol terhadap wilayah kedaulatannya.

"Negara gagal bisa terjadi apabila Pemerintah berdaulat tidak mampu menyediakan layanan Publik, tindak mampu berinteraksi dengan negara lain karena sesuatu dan lain hal serta tergerusnya kepercayaan Publik/Rakyat yang memilihnya," ujar Kamrussamad.

Anggota DPR Dapil DKI Jakarta ini juga menambahkan, kunci Indonesia untuk sanggup melewati masa krisis multidimensi ini adalah Persatuan dari semua pihak. Seluruh lapisan masyarakat harus menyatukan Langkah untuk menyelamatkan nyawa rakyat.

"Fokus Siapkan Layanan Kesehatan warga, Kendalikan setiap Perlintasan teritorial, Bangun optimisme bahwa Bangsa Indonesia adalah Bangsa Besar yang sanggup Mengatasi setiap krisis multidimensi," ujar Kamrussamad.

Sebelumnya diberitakan, Ketua Fraksi Partai Demokrat (FPD) DPR RI, Edhie Baskoro Yudhoyono atau Ibas, ikut bicara mengenai kondisi penularan COVID-19 yang makin mengganas. Putra bungsu Presiden RI ke 6 ini menyoroti proses penanganan COVID-19 di Tanah Air, Ibas khawatir Indonesia disebut sebagai failed nation atau bangsa gagal akibat tidak mampu menyelamatkan rakyatnya.

"Begini ya, COVID-19 makin ‘mengganas’. Keluarga kita, sahabat kita dan orang-orang di lingkungan kita banyak yang terpapar bahkan meninggal dunia. Sampai kapan bangsa kita akan terus begini? Jangan sampai negara kita disebut sebagai failed nation atau bangsa gagal akibat tidak mampu menyelamatkan rakyatnya," kata Ibas, kepada wartawan, Rabu 7 Juli 2021

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel