Kamu mungkin tidak menyangka yang dikatakan Alkitab tentang aborsi

Setelah Mahkamah Agung Amerika Serikat melarang praktik aborsi , beberapa orang Kristen mengutip Alkitab dan berdebat tentang apakah keputusan tersebut harus dirayakan atau disesalkan. Akan tetapi, masalahnya adalah: Alkitab tidak mengatakan apapun mengenai aborsi

Sebagai profesor yang meneliti Alkitab saya mengenali argumen berbasis iman yang digunakan orang-orang Kristen untuk membenarkan pendapat mereka tentang aborsi, baik yang mendukung atau menentang. Banyak orang seakan-akan beranggapan bahwa Alkitab membahas topik ini secara langsung. Akan tetapi, pada kenyataannya tidaklah demikian.

Konteks periode kuno

Aborsi telah dikenal dan dilakukan pada zaman Alkitab meskipun metode pada zaman tersebut sangat berbeda dengan zaman modern. Sebagai contoh, Soranus seorang tabib Yunani abad kedua menganjurkan beberapa metode untuk mengakhiri kehamilan, seperti puasa, melompat dengan sangat kuat, dan membawa beban berat.

Metode Soranus mengakui pemikiran yang berbeda mengenai topik tersebut. Beberapa praktisi medis pada zaman tersebut melarang segala metode aborsi. Beberapa praktisi medis lainnya mengizinkan aborsi hanya jika praktek tersebut tidak dilakukan untuk menutupi hubungan perzinaan atau hanya untuk menjaga penampilan sang ibu.

Dengan kata lain, Alkitab ditulis saat aborsi telah dilakukan dan menerima pandangan berbeda. Akan tetapi, padanan kata “aborsi” dalam bahasa Ibrani dan Yunani tidak dapat ditemukan di Alkitab, baik dalam Perjanjian Lama maupun Baru. Artinya, isu aborsi tidak disebutkan secara langsung dalam Alkitab.

Apa yang Alkibab katakan

Meski tidak ada referensi eksplisit tentang aborsi pada Alkitab, para penentang dan pendukung aborsi tetap menggunakannya untuk mendukung argumen mereka.

Orang-orang yang menentang aborsi menggunakan beberapa ayat dalam Alkitab yang bahwa kehidupan manusia telah hadir sebelum seseorang dilahirkan. Sebagi contoh, Alkitab dimulai dengan penjelasan tentang penciptaan manusia “menurut gambar Allah:” suatu upaya untuk menjelaskan nilai kehidupan manusia, dan ini mungkin telah ada bahkan sebelum manusia dilahirkan. Alkitab juga menjelaskan beberapa tokoh penting yang telah diberikan tugas suci sejak masih di kandungan, seperti Nabi Yeremia dan Yesaya serta Rasul Paulus . Mazmur pasal 139 menegaskan bahwa Allah “menenun aku dalam kandungan ibuku.”

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel