Kamus Oxford perbarui definisi 'Yid' masukkan fans Tottenham

London (AFP) - Oxford English Dictionary memperbarui definisi kata "Yid" dengan memasukkan "pendukung atau pemain Klub Sepak Bola Tottenham Hotspur", umum penerbitnya Rabu.

Kata itu sering digunakan sebagai istilah pelecehan terhadap orang Yahudi, namun sebagian pendukung Spurs menggunakan kata itu sebagai teriakan dukungan.

Klub Tottenham yang berbasis di London itu biasanya menarik banyak penggemar dari komunitas Yahudi setempat dan ini menimbulkan pelecehan anti-Semit dari tim-tim lawan.

OED, yang dianggap sebagai kamus utama bahasa Inggris dialek Inggris, juga menambahkan kata yang paling dekat dengan kata tersebut, "Yiddo", di antara berbagai perubahan dan entri baru yang dibuat pada Januari.

Penerbit kamus ini, Oxford University Press (OUP), mengatakan dalam satu pernyataan yang dikeluarkan Rabu, kata itu dilabeli sebagai "kasar dan menghina".

"Seperti yang kita nyatakan kata sangat terkait YID ... Klub Sepak Bola Tottenham Hotspur biasanya dikaitkan dengan komunitas Yahudi di London utara dan timur, dan istilah ini kadang-kadang digunakan sebagai unjuk diri oleh beberapa penggemar Tottenham," tambah pernyataan OUP itu.

"Kami akan memastikan konteks untuk kaitan ini sangat jelas dalam kedua definisi tersebut."

Kata-kata ini berasal dari istilah Yiddish untuk Yahudi tetapi dianggap penghinaan pada abad ke-20.

Nyanyian "Yids", "Yid Army" dan "yiddos" sering terdengar di tribun kandang dalam laga-laga Tottenham, dengan beberapa penggemar Spurs membenarkan penggunaan kata itu dengan mengaku mereka telah "memulihkan" kata-kata itu.

Tetapi para pendukung Tottenham lainnya, di luar kelompok Yahudi, mengatakan semua penggemar sepak bola tidak boleh menggunakan istilah pelecehan, apa pun alasan mereka.

"Sebagai klub, kami tidak pernah mengakomodasi penggunaan kata 'Y' di saluran klub atau di toko klub mana pun dan selalu menegaskan bahwa penggemar kami (baik Yahudi maupun non-Yahudi) tidak pernah menggunakan istilah itu dengan maksud untuk menyinggung," kata juru bicara Tottenham, Rabu.

"Kami menilai definisi Oxford English Dictionary tentang kata itu menyesatkan mengingat tak bisa membedakan konteks dan menyambut klarifikasi mereka."

Sementara itu, juru bicara Community Security Trust, sebuah badan amal yang bertugas melindungi Yahudi Inggris dari serangan anti-Semit, mengatakan: "OED sudah memasukkan beberapa istilah yang berkaitan dengan Yahudi, menjadi penting bagi mereka yang anti-Semit atau sebaiknya ofensif yang sudah ditandai dengan sejelas itu."

"Pada akhirnya, adalah penggemar Spurs, bukan OED, yang membuat istilah rasis ini menjadi perhatian publik lebih luas dan kemungkinan digunakan."