Kanada Jatuhkan Sanksi untuk Dua Anak Perempuan Vladimir Putin

·Bacaan 1 menit

Merdeka.com - Merdeka.com - Kanada menambahkan dua anak perempuan Presiden Rusia Vladimir Putin dalam daftar sanksi pada Selasa, setelah langkah yang sama dilakukan negara sekutunya, sebagai respons atas invasi Rusia di Ukraina.

Mereka yang masuk dalam daftar sanksi ini - yang juga termasuk istri dan anak perempuan Menteri Luar Negeri Rusia Sergei Lavrov serta 10 orang terdekat rezim Rusia - asetnya disita dan dilarang berkunjung ke Kanada, dikutip dari laman Al Arabiya, Rabu (20/4).

Inggris, Uni Eropa, dan AS telah menjatuhkan sanksi untuk dua anak perempuan Putin: Maria Vorontsova dan Katerina Tikhonova, lahir pada 1985 dan 1986.

Ibu mereka, Lyudmila, berecerai dari Putin. Kremlin tetap merahasiakan informasi detail kehidupan anak-anak Putin.

Menurut Departemen Keuangan AS, Maria Vorontsova melakukan penelitian genetik yang didukung dana miliaran dolar pemerintah Rusia, dan Tikhonova adalah eksekutif teknologi di sektor pertahanan Rusia.

"Kami akan terus menjatuhkan sanksi berat pada rezim Rusia berkoordinasi dengan sekutu kami dan akan meminta pertanggungjawaban atas tindakan mereka," jelas Menteri Luar Negeri Kanada, Melanie Joly dalam sebuah pernyataan.

"Mereka akan mendapat balasan atas kejahatan mereka," tambahnya.

Kanada telah menjatuhkan sanksi terhadap lebih dari 750 individu dan entitas dari Rusia, Belarusia, dan Ukraina sejak invasi Moskow ke Ukraina pada 24 Februari. [pan]

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel