Kanan atau Kiri, Lengan Mana Sebaiknya Disuntik Vaksin COVID-19?

Adinda Permatasari
·Bacaan 1 menit

VIVA – Pemberian vaksin COVID-19 di Indonesia masih terus berjalan. Tak lama lagi, warga umum pun sudah bisa mendapatkan vaksin ini.

Seperti kebanyakan vaksin, vaksin COVID-19 disuntikkan ke lengan bagian atas. Sebagian besar vaksin COVID-19 yang sudah disetujui hingga hari ini diberikan dalam dua dosis, di mana dosis kedua diberikan berjarak sekitar dua minggu setelah yang pertama.

Vaksin memang cenderung memiliki efek samping yang bisa membuat sedikit tidak nyaman. Tapi efek samping yang paling banyak dialami dan sudah cukup sering terlihat ada vaksin COVID-19 adalah nyeri otot dan rasa sakit di tempat yang disuntik.

Beberapa orang mengalami sakit yang sangat hingga tidak bisa menggerakkan tangan selama beberapa jam atau hari. Inilah satu alasan kenapa banyak orang sangat mempertimbangkan lengan mana yang harus divaksin.

Kamu bisa memilih lengan mana yang bisa disuntik vaksin. Dilansir laman Times of India, mendapatkan vaksin COVID-19 sama seperti mendapat vaksin lainnya. Tidak ada pilihan yang benar atau salah mengenai lengan mana yang harus disuntik. Dokter hanya bisa memberisaran tapi keputusan akhir ada di penerima vaksin.

Tapi, karena sakitnya bisa berlangsung selama sehari atau dua hari setelah vaksinasi, sebaiknya pilih lengan yang tak dominan digunakan, yakni lengan kiri bagi sebagian besar orang. Jika kamu kidal, kamu bisa disuntik di lengan kanan.

Sebaliknya, ada juga beberapa orang yang merasa sakit pada lengan justru hilang jika digerakkan, karenanya pilihan mereka adalah lengan yang dominan untuk disuntik vaksin.

Gerakan yang terus menerus pada lengan bisa meningkatkan aliran darah pada area yang disuntik dan membantu menenangkan rasa sakit dan nyeri setelah vaksinasi.

Begitu pun saat vaksinasi kedua, kamu bisa memilih lengan berbeda untuk divaksinasi dari yang pertama.