Kandidat Calon Pengganti Solskjaer Ramai-Ramai Tolak Tawaran MU, Ada Apa?

·Bacaan 2 menit

Liputan6.com, Jakarta Manchester United atau MU dilaporkan sudah menghubungi Roberto Mancini untuk membahas peran manajerial di klub Liga Inggris itu. Tapi, kabarnya Mancini tidak tertarik dengan tawaran tersebut.

Seperti diketahui, MU saat ini sedang mencari pelatih kepala sementara untuk memimpin tim menjalani sisa musim 2021/2022. Pencarian dilakukan setelah klub memecat Ole Gunnar Solskjaer pada akhir pekan.

Namun, juara Inggris 20 kali itu juga masih terbuka untuk menunjuk bos jangka panjang dalam beberapa minggu mendatang jika kandidat yang tepat tersedia.

Menurut jurnalis Christian Falk, Man United baru-baru ini menghubungi Mancini, yang pernah melatih Manchester City antara 2009 dan 2013, memenangkan Liga Inggris dan Piala FA selama waktunya bersama The Citizens.

Tapi, pelatih berusia 56 tahun itu dilaporkan menolak pendekatan tersebut, karena ia saat ini sepenuhnya fokus membantu Italia mengamankan kualifikasi untuk Piala Dunia 2022.

Kerja Keras

Dalam pertandingan yang digelar di Windsor Park, Selasa (16/11/2021), skuad Roberto Mancini ditahan imbang 0-0 oleh Irlandia Utara di pertandingan terakhir kualifikasi Piala Dunia 2022. (AFP/Paul Faith)
Dalam pertandingan yang digelar di Windsor Park, Selasa (16/11/2021), skuad Roberto Mancini ditahan imbang 0-0 oleh Irlandia Utara di pertandingan terakhir kualifikasi Piala Dunia 2022. (AFP/Paul Faith)

Mancini memimpin The Blues ke ajang Euro 2020, tetapi tim nasional Italia berada di urutan kedua dalam grup kualifikasi Piala Dunia,

Karenanya, mereka perlu bekerja keras untuk lolos ke babak playoff dan memesan tempat di putaran final tahun depan.

Pelatih Ajax

Erik ten Hag - Kiprah pelatih asal Belanda ini bersama Ajax Amsterdam memang mengesankan dan sangat layak untuk melatih klub sebesar Manchester United. Namun Erik ten Hag menyatakan masih belum tertarik menjadi pelatih MU untuk saat ini lantaran masih fokus melatih Ajax. (AFP/Peter Byrne)
Erik ten Hag - Kiprah pelatih asal Belanda ini bersama Ajax Amsterdam memang mengesankan dan sangat layak untuk melatih klub sebesar Manchester United. Namun Erik ten Hag menyatakan masih belum tertarik menjadi pelatih MU untuk saat ini lantaran masih fokus melatih Ajax. (AFP/Peter Byrne)

Sebelumnya, pelatih Ajax Amsterdam Erik ten Hag juga termasuk salah satu yang diincar oleh Manchester United. MU ingin Ten Hag menjadi suksesor manajer Ole Gunnar Solskjaer yang baru saja dipecat.

Seperti diketahui Solskjaer dipecat MU akhir pekan kemarin. Pemecatan diambil MU usai kalah memalukan 1-4 di kandang tim gurem Watford. Praktis MU kalah tiga kali dari empat laga Liga Inggris terakhir.

Tak Tergoda

Pelatih Ajax Amsterdam Erik Ten Hag memberi instruksi kepada anak asuhnya saat berlatih jelang menjamu Real Madrid pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions di De Toekomst di Ouder-Amstel, Amsterdam, Selasa (12/2). (Robin van Lonkhuijsen/ANP/AFP)
Pelatih Ajax Amsterdam Erik Ten Hag memberi instruksi kepada anak asuhnya saat berlatih jelang menjamu Real Madrid pada leg pertama babak 16 besar Liga Champions di De Toekomst di Ouder-Amstel, Amsterdam, Selasa (12/2). (Robin van Lonkhuijsen/ANP/AFP)

Media Belanda De Telegraaf melaporkan Ten Hag sama sekali tak tergoda hijrah ke MU. Ten Hag telah memastikan akan menolak segala pendekatan MU untuk memoles Cristiano Ronaldo dan kawan-kawan.

Tekad Ten Hag sudah bulat takkan menerima pinangan dari MU. Bahkan Ten Hag tetap akan menolak meski MU menawarkan gaji tiga kali lipat lebih besar dari yang diterimanya di Ajax.

Khawatir

Ten Hag konon khawatir karier kepelatihannya akan tercoreng jika menerima pinangan MU. Pasalnya MU telah menjadi kuburan bagi pelatih top. Sudah banyak pelatih kenamaan yang gagal.

Mulai dari David Moyes, Jose Mourinho, Louis van Gaal hingga Solskjaer semunya gagal total di MU dan harus berakhir dengan pemecatan.

Tujuan kami adalah menciptakan tempat yang aman dan menarik bagi pengguna untuk terhubung melalui minat dan kegemaran. Untuk meningkatkan pengalaman komunitas, kami menangguhkan sementara fitur komentar artikel