Kandungan dalam Herbal Ini Lindungi Ginjal Hingga Sistem Saraf

Rochimawati, Sumiyati
·Bacaan 2 menit

VIVA – Kandungan yang terdapat pada herbal atau rempah-rempah, memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Salah satu yang mempunyai banyak khasiat adalah curcumin, yang terdapat pada kunyit, temulawak dan lada hitam.

Ketua Umum Perkumpulan Dokter Pengembang Obat Tradisional dan Jamu Indonesia (PDPOTJI), DR (Cand) dr Inggrid Tania, M.Si, mengatakan, aktivitas curcumin bersifat antioksidan, anti peradangan, imunomodulator atau meningkatkan sistem kekebalan tubuh, dengan cara meregulasi respons imun.

"Kemudian, khasiat terkenal lainnya juga bersifat hepatoprotektor atau melindungi fungsi hati, melalui mekanisme kerjanya sebagai antioksidan yang dapat menangkal proses oksidasi oleh radikal bebas," ujarnya saat Virtual Press Release Curcuma FORCE dari SOHO Global Health, yang digelar virtual, Rabu 21 Oktober 2020.

Baca juga: China Temukan Virus Corona Hidup di Kemasan Makanan Beku

Inggrid menjelaskan, adanya penyakit infeksi virus, misalnya penyakit hepatitis B atau C, konsumsi alkohol, kondisi dislipidemia (gangguan kadar lemak darah), maupun efek samping konsumsi obat-obatan tertentu, menimbulkan proses oksidatif yang mengakibatkan peradangan atau gangguan fungsi liver, yang jika dibiarkan akan terjadi kerusakan hati yang permanen (fibrosis dan cirrhosis).

"Dengan mengonsumsi curcumin sejak awal, itu lebih baik, karena proses oksidasi bisa dicegah. Curcumin juga akan meredakan peradangan pada organ hati karena sifatnya sebagai anti-inflamasi. Selain bersifat hepatoprotektor, curcumin juga melindungi organ jantung, ginjal dan sistem saraf," lanjut dia.

Di samping itu, menurut Inggrid, curcumin memiliki sifat sebagai antikanker, artinya mencegah proses perubahan sel normal menuju sel kanker. Curcumin juga bisa membantu pemulihan dari penyakit infeksi, karena dapat membantu memperbaiki nafsu makan.

"Ketika cucurmin ditambah piperin, khasiatnya bertambah besar. Piperin itu suatu senyawa yang bisa dihasilkan atau diisolasi dari lada hitam atau cabai Jawa, umumnya lada hitam. Piperin juga punya khasiat tersendiri yang mirip dengan curcumin, yakni antioksidan dan anti peradangan," kata dia.

Menurut Inggrid, piperin bagus jika dikombinasikan dengan curcumin. Karena curcumin sering kali sulit diserap oleh darah kita. Nah, dengan ditambahkan piperin, akan mempermudah absorpsi atau penyerapan curcumin dari saluran cerna ke dalam darah.

"Sehingga berdasarkan uji farmakokinetik dan uji bioavailabilitas, kombinasi antara curcumin dengan piperin bisa meningkatkan bioavailabilitas curcumin hingga 2000 persen, yang nantinya akan meningkatkan efektivitasnya," tutup dr Inggrid Tania.