Kang Mul Marinir Diringkus Intel TNI di Rumah Gadis Desa

Bayu Adi Wicaksono
·Bacaan 1 menit

VIVA – Baru-baru ini ada sebuah peristiwa yang kocak terjadi di wilayah Kabupaten Sukabumi, Jawa Barat. Tepatnya di Kampung Bantar, Desa Kompa, Kecamatan Parungkuda.

Jadi, di salah satu rumah warga di lingkungan RT 19/RW 05 sedang akan dilangsungkan pernikahan antara anak gadis pemilik rumah dengan Kang Mulyana.

Sebenarnya sih niat pernikahan itu sah-sah saja. Tapi, ada hal penting yang membuat pernikahan harus dibatalkan oleh orangtua si gadis itu.

Ceritanya begini, dari informasi yang dihimpun VIVA Militer, Rabu 10 Maret, pada sekira pukul 19:00 WIB, 4 Maret 2021, rumah calon pengantin didatangi sejumlah orang berpakaian preman yang yang ternyata pasukan intelijen militer Tentara Nasional Indonesia (TNI) dari pasukan elite Korps Marinir, TNI Angkatan Laut, Detasemen Jalamangkara atau Denjaka.

Para intel Denjaka Marinir TNI itu datang bukan untuk membahas pernikahan tapi mencari Kang Mulyana sang calon mempelai laki-laki yang akan menikah.

Kebetulan Kang Mul ada di rumah itu bersama pacar yang akan dinikahinya. Di rumah itu intel Denjaka langsung memeriksa identitas Kang Mul yang sebenarnya. Sebab, selama ini kepada pacar dan calon mertua dia mengaku sebagai prajurit TNI dari Denjaka berpangkat Sersan Kepala.

Akhirnya dari situ semua kedok dan tipu daya Kang Mul terbongkar. Ternyata dia bukan prajurit TNI asli, dia warga sipil yang mengaku-ngaku sebagai pasukan Denjaka saja. Memang selama ini banyak yang percaya Kang Mul adalah tentara, apalagi di rajin memajang foto mengenakan seragam Marinir.

Tak sampai di situ, tim intel Denjaka TNI yang dipimpin Letnan Satu Albert langsung meringkusnya dan membawa Kang Mul ke kontrakannya. Di dalam rumah kontrakan ditemukan barang bukti seragam dan berbagai atribut Denjaka Marinir TNI AL.

Setelah itu, tim intel Denjaka TNI menyerahkan Kang Mul sang Denjaka Marinir palsu ke kantor kepolisian setempat untuk diproses secara hukum sipil.

Baca: 29 Tahun Jadi Wanita, Serda TNI Manganang Bahagia Ternyata Dia Pria